Sebelumnya, Filipina juga membuat berang Tiongkok gara-gara Jepang. Pemerintah Negeri Sakura tersebut mengirimkan dua kapal tempur penghancur JS Ariake dan JS Setogiri serta satu kapal selam ke Filipina.
Ketiganya merapat di Pelabuhan Subic Minggu (3/4). Tiongkok memperingatkan bahwa provokasi terus-menerus yang dilakukan Filipina itu bisa menjadi bumerang suatu hari nanti.
Secara terpisah, Komandan Korps Angkatan Laut AS di Pasifik Letjen John Toolan menjelaskan, latihan itu bertujuan membantu Manila dalam meningkatkan keamanan maritimnya. Juga, menjaga stabilitas regional di wilayah tersebut.
’’Aliansi kami kuat. AS berkomitmen atas hubungan ini dan itu bukan omong kosong. Perdamaian di Asia Tenggara bergantung dengan kooperasi kami,’’ ujar Toolan. (AFP/Reuters/sha/c15/ami/hargo)
