Gubernur Gorontalo Temui 1.500 KPM di Gorontalo Utara, Ini Pesannya

×

Gubernur Gorontalo Temui 1.500 KPM di Gorontalo Utara, Ini Pesannya

Share this article
Penyerahan secara simbolis bantuan bahan pangan oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie kepada salah satu dari 1.500 KPM, di Desa Bulalo, Kecamatan Kwandang, Gorontalo Utara, Kamis (23/04/2020). (Foto: Rendi Wardani Fathan/HARGO)
Penyerahan secara simbolis bantuan bahan pangan oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie kepada salah satu dari 1.500 KPM, di Desa Bulalo, Kecamatan Kwandang, Gorontalo Utara, Kamis (23/04/2020). (Foto: Rendi Wardani Fathan/HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALO – Kamis (23/4/2020) atau sehari sebelum Ramadan 1441 Hijriah, Pemprov Gorontalo berbagi dengan 1.500 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Bulalo, Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) dalam bentuk bantuan bahan pangan.

Secara simbolis, bantuan itu diserahkan oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie kepada lima penerima.

“Donggo otawa watiya (Masih kenal saya)?,” tanya Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menggunakan Bahasa Daerah Gorontalo kepada warga penerima bantuan pangan.

Atas pertanyaan itu secara serentak warga menjawab ‘otawa lamiyatiya ti pak gub mantan bupati lo Gorontalo Utara’ (kami kenal pak gubernur, mantan bupati Gorontalo Utara).

Rusli Habibie kembali berpesan kepada masyarakat untuk terus menaati imbauan dari pemerintah.

Sejauh ini sudah banyak yang pemerintah pusat,  provinsi, kabupaten/kota, hingga desa lakukan. Diharapkan masyarakat untuk tetap di rumah,  jaga kesehatan, jaga jarak dan kalau keluar rumah memakai masker.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Provinsi Gorontalo Risjon Sunge dalam laporannya menyampaikan, bakti sosial ini dikhususkan untuk menyerahkan bantuan kepada masyarakat yang terpapar covid-19, seperti yang sudah dilakukan di kabupaten/kota lainnya.

“Dan khusus untuk Kecamatan Kwandang bantuan diberikan kepada 1.500 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang ada di 18 desa mulai dari ujung Botuwombata sampai Katialada,” kata Risjon.

Seperti pelaksanaan pemberian bantuan sebelumnya, untuk menghindari kerumunan masyarakat, bantuan yang diserahkan hanya secara simbolis kepada tujuh orang, sisanya akan di antar langsung ke rumah masing-masing.(adv/rwf/hg)