Kejadian kedua dialami Yunus Usman (57) warga Kelurahan Bolihuangga, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo. Rumahnya disusupi maling. Saat ia bersama keluarga pergi salat Taraweh, pelaku pun beraksi.
Uang sebanyak Rp 5 juta yang disimpan di lemari yang berada di kamar rumah, raib, Â Rabu, (8/6), 19.00 Wita. Â Informasi yang dirangkum Gorontalo Post, menyebutkan, Yunus Usman yang merupakan seorang pedagang tersebut, berangkat bersama istri dan keluarga lainya ke masjid yang tak jauh dari rumah mereka untuk Salat Taraweh.
Saat itu rumah ditinggal terkunci. Setelah balik dari Masjid sekira pukul 20.30 wita, Yunus terkejut. Meski pun telah dibuka dengan kunci rumah, pintu tetap tak bsia dibuka. Kondisi yang sama juga ditemukan setelah Yunus ingin masuk lewat pintu belakang.
Akhirnya Yunus harus menjongkel jendela Rumah. Ia pun berhasil masuk. Setelah berada di dalam rumah, ia sangat kaget. Pintu rumah sudah digrendel dari dalam.
Tidak hanya itu, setelah bergegas kedalam, Yunus semakin dibuat kejut. Pintu kamar yang tadinya terkunci kini terbuka lebar. Sementara lemari tempatnya menyimpan uang juga sudah bobol. Seluruh pakaian berhamburan di atas lantai. Setelah diperiksa, uang Rp 5 juta yang disimpan di dalam lemari sudah hilang. “Uang itu saya persiapkan untuk kebutuhan selama Ramadan ini,” kata Yunus.
Ketika dikonfirmasi, Kapolres Gorontalo AKBP Herri Rio Prasetyo,SIK melalui Kasat Reskrim AKP Dedi Prasetno, mengatakan, ia telah menerjunkan petugasnya untuk memeriksa rumah Yunus sekaligus menggelar Olah TKP. Dari hasil olah TKP, tidak ditemukan ada tindakan pembobolan.Â
