Sejauh ini, menurut Eddy, DPP PAN belum bisa menentukan siapa yang akan mendapatkan rekomendasi ke Pilgub. “Karena keputusannya akan berbasis survei. Saat ini saja proses penjaringan belum dilakukan,” ujarnya.
Apakah ada kemungkinan Idris Rahim dan Zainudin Hasan bakal dipaketkan?, menurut Eddy, kemungkinan itu bisa terjadi. “Semua kemungkinan sangat terbuka. Tetapi kita tidak bisa putuskan sebelum mendapat masukan dari tim penjaringan Pilkada,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPW PAN Gorontalo Idris Rahim saat diwawancarai mengaku tidak merasa posisinya tak aman dengan masuknya Zainudin Hasan sebagai salah satu Ketua DPP PAN. “saya tidak merasa digoyang dengan bergabungnnya pak Zainudin,” ujarnya.
Menurut Idris, sesuai arahan Sekjen DPP PAN, ada mekanisme penjaringan dalam penentuan calon gubernur maupun calon wakil gubernur. “Kita akan buka penjaringan siapa-siapa yang akan mendaftar menjadi gubernur maupun wakil gubernur dari PAN. Dan selanjutnya dilihat survei.
Baik survei sendiri maupun survei pasangan dan sebagainya. Insya Allah itu akan mengerucut pada sosok yang diinginkan rakyat Gorontalo,” jelasnya. (wan/dan/hargo)
