Jamaah Tabligh Tuding, AH Politisasi Proses Karantina di Asrama Haji

×

Jamaah Tabligh Tuding, AH Politisasi Proses Karantina di Asrama Haji

Share this article
Para Jamaah Tabligh yang pernah mengikuti proses karantina di asrama haji ketika memberikan keterangan pers, Rabu (22/4/2020). (Foto : Istimewa)
Para Jamaah Tabligh yang pernah mengikuti proses karantina di asrama haji ketika memberikan keterangan pers, Rabu (22/4/2020). (Foto : Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Fitroy Ishak salah seorang Jamaah Tabligh (JT) yang menjalani proses karantina di Asrama Haji beberapa waktu lalu, sangat menyayangkan perbuatan salah seorang warga Gorontalo berinisial AH yang telah mempolitisasi proses karantina tersebut.

“Apa yang ditulis AH itu, sangat bertolak belakang dengan yang kami alami selama di karantina. Setelah kami telusuri, ternyata dia (AH) adalah seorang kader Parpol. Jadi, masalah ini sudah dipolitisasi oleh yang bersangkutan. Dan kami sangat menyayangkan hal itu,” ucap Fitroy Ishak, ketika diwawancarai sejumlah awak media, Rabu (22/04/2020).

Menurutnya, perbuatan AH sangat menyudutkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo yang telah memberikan banyak perhatian kepada para JT selama mengikuti proses karantina.

Untuk itu, dirinya bersama para JT lain siap memberikan keterangan kepada pihak kepolisian terkait laporan yang masuk ke Polda Gorontalo.

“Kami siap memberikan keterangan, jika dibutuhkan,” tegas Fitroy Ishak.

Senada dengan Fitroy, Veki Van Gobel jamaah lain yang mengikuti proses karantina menyayangkan apa yang dilakukan AH. Menurutnya, saat merekam pembicaraan via telepon seluler, AH tidak meminta izin kepada pihaknya.

“Dirinya juga sudah menerjemahkan lain pembicaraan saat itu. Jadi, apa yang AH tulis itu tidak benar. Demi Allah, kami tidak pernah menyudutkan pemerintah,” tegas Veki sambil meletakkan Al Quran di atas kepalanya.

Pada kesempatan itu, Veki Van Gobel juga menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Gubernur Gorontalo Rusli Habibie yang telah menginstruksikan jajarannya untuk melayani para JT dengan menerapkan protokol kesehatan selama mengikuti proses karantina di asrama haji.(adv/rwf/hg)