Demikian halnya Idris Rahim yang kini menjabat Wakil Gubernur sekaligus Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN). Popularitas dan elektabilitas tokoh ini patut diakui cukup besar, baik ditingkat birokrasi maupun akar rumput. Belum lagi ditopang partai yang dipimpinnya. PAN cukup mendapat kepercayaan publik disemua kabupaten dan kota yang ditandai dengan signifikansi perolehan kursi di parlemen. Peluangnya cukup besar tampil sebagai pemenang pada penjaringan PDIP.
Tony Uloli juga patut diwaspadai. Mantan Wakil Gubernur Gorontalo yang kini menjabat fungsionaris DPP Partai Golkar ini punya jaringan yang terjaga baik sejak Pilgub lalu yang tersebar disemua daerah. Basisnya masih solid sehingga popularitas dan elektabilitasnya dapat terjamin.
Tak jauh beda dengan Gusnar Ismail, mantan Gubernur Gorontalo. Sebagai pimpinan partai, tentunya kader-kadernya tidak hanya tinggal diam ditngkat bawah pada proses penjaringan PDIP. Gusnar juga disebut-sebut masih mempunya basis pendukung yang solid dan fanatik yang setiap mendukungnya dikancah politik apapun di Gorontalo.
Dua nama lain yang kini tengah berjibaku turun sosialisasi untuk menggenjot popularitas adalah Sjafrudin Mosii, Auditor Utama BPK Wilayah IV Indonesia Timur dan Troy Pomalingo. Meski demikian, namun tak bisa diremehkan, karena masing-masing punya trik politik yang dimainkan untuk bisa menjadi penunggang banteng di Pilgub mendatang.
