Brian tahu benar ibunya bukan sosok yang mau merepotkan orang lain. ’’Baru seminggu terakhir penyakitnya terdeteksi,’’ kata Brian setelah pemakaman.
Sang bunda berada di rumah sakit hanya sekitar delapan hari. Keluarganya baru tahu bahwa belakangan ada sesuatu yang sangat serius. Sebelum ibunya berpulang, Brian sama sekali tidak merasakan firasat. Semua terasa begitu cepat dan tiba-tiba.
Sosok yang hebat, seperti itulah sang bunda di mata Brian. Hal terakhir yang diingat Brian, nenek empat cucu tersebut tetap penuh perhatian kepada siapa pun.
’’Kayak kemarin habis dari Aceh, dia nanya gimana Aceh. Dia selalu berdoa supaya saya punya banyak pekerjaan dan tidak masalah kalau jauh dari dia,’’ ungkap Brian.
Meski sedih, sulung di antara tiga bersaudara itu menyatakan ikhlas. Brian menganggap Allah lebih sayang ibunya hingga tidak membiarkan menderita sakit yang terlalu lama. (glo/c14/na/hargo)
