Hargo.co.id, GORONTALO – Kekhawatiran warga atas penularan wabah Covid-19 pasca diumumkannya temuan 1 orang yang positif, khususnya di wilayah Bone Bolango, membuat warga menjadi was-was. Terlebih warga yang tinggal di sekitaran lokasi yang akan dijadikan tempat isolasi pasien Covid-19.
Seperti halnya yang dilakukan oleh warga di Desa Tunggulo, Kecamatan Tilongkabila, Bone Bolango pada Sabtu (11/04/2020), beramai-ramai mendatangi Kantor Desa Tunggulo untuk menyampaikan penolakan Kantor Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Gorontalo yang akan dijadikan tempat isolasi pasien Covid-19.
Aksi penolakan itu berangkat dari kekhawatiran mereka yang tinggal di sekitaran Kantor LPMP.
“Warga berpikir bahwa jika Kantor LPMP dijadikan tempat isolasi pasien Covid-19, maka kesehatan mereka yang tinggal di sekitaran kantor tersebut akan terancam dan membuat mereka was-was,” kata Dandim 1304 Gorontalo, Letkol Inf. H. Allan Surya Lesmana S.Sos.
Dirinya juga menjelaskan, dalam aksi itu masyarakat tetap bersikeras untuk tidak setuju jika Kantor LPMP akan dijadikan tempat evakuasi atau karantina pasien Covid-19.
Dalam aksi protes itu, Personel Kodim 1304, Polsek Tilongkabila, Pemerintah Desa dan Kecamatan serta Anggota DPRD yang berada di wilayah itu, turun langsung menerima dan memberikan himbauan kepada warga untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh dengan informasi yang belum tentu benar.
Usai menyampaikan protes, Warga Desa Tunggulo yang tinggal di sekitaran Kantor LPMP itu, membubarkan diri dengan tertib dan kembali ke rumah masing-masing. (zul/hg)
