Saat proses kelahiran, Sri Wahyuni ditangani Empat dokter spesialis. Mereka adalah dua dokter spesialis anestesi, satu dokter kebidanan dan kandungan (obstetri dan ginekologi), serta satu dokter anak.
Sri pun harus menjalani operasi pukul 08.00–09.00. Tim dokter sempat mengalami kendala saat proses persalinan. â€Sempat kesusahan saat mengeluarkan kepala bayi,†ujar dr Yulia Arisanti SpOG.
Dokter Santi, sapaannya, menuturkan bahwa kondisi tersebut seharusnya bisa diketahui sejak dini. Tujuannya, persiapan sebelum operasi bisa lebih matang. â€Karena itu, perlu skrining (USG, Red) secara berkala. Paling tidak mulai usia kandungan tiga bulan,†terangnya.
Berdasar analisis, bayi tersebut seharusnya lahir kembar. Namun, terjadi pemisahan yang tidak sempurna saat bayi berada di dalam kandungan. Penyebabnya belum bisa dipastikan.
Saat dilahirkan, bayi sempat menangis. Namun, hanya satu kepala di sisi kanan yang menangis. Sementara itu, kepala kiri hanya melihat ke atas. Bayi tersebut terlihat sehat.
