Dan terakhir, amenitasnya. “Tiga A itulah, instrument yang akan kami lihat dan pelajari. Lalu pemerintah bisa mengembangkan sampai di batas mana? Potensi ketiganya bisa didorong hingga ke mana? Semua akan kami pelajari terlebih dahulu. Mudah-mudahan fisibel untuk diformat KEK,†ujar Arief Yahya.
Mantan Dirut PT Telkom ini memang ahlinya membuat portofolio bisnis, termasuk di sector pariwisata. Dia selalu mempresentasikan bahwa pariwisata itu adalah sector yang memiliki masa depan paling gemilang.
Mengalahkan agriculture, manufacturing, bahkan oil and gas, coal dan CPO – crude palm oil. “Termasuk akan dipelajari bagaimana budayanya, culture-nya. Itu adalah daya tarik nomor satu, 60 persen, dan baru kondisi alamnya, 35 persen,†kata dia. (vr/hargo)
