Konser 2 Hari di Indonesia, David Foster Ingin Berlibur ke Bali

×

Konser 2 Hari di Indonesia, David Foster Ingin Berlibur ke Bali

Sebarkan artikel ini
David Foster. (afp)

Bahkan, pameo di banyak negara yang menyebut Bali lebih dikenal daripada Indonesia, itu juga masih sering terdengar. Maklum, 40 persen wisman yang masuk ke Indonesia, di stampel dari Imigrasi Bali.

“David Foster adalah endorser yang bagus. Statemen dia soal Bali itu luar biasa. Terima kasih David,” ucap Menpar Arief Yahya.

Karena itulah Menteri Pariwisata Arief Yahya selalu menggunakan icon “Bali” untuk menyebut 10 destinasi prioritas itu dengan istilah “10 Bali Baru. Istilah 10 Bali baru itu lebih untuk memberi tekanan, agar performance masing-masing daerah itu seperti Bali, yang setahun 4 juta wisman. Dari tahun ke tahun naik signifikan. Tourism menjadi leading sector, semua support pembangunan pariwisata.

Istilah “Bali-Bali Baru” adalah kata dengan makna konotatif. Bukan makna yang sesungguhnya, atau orang biasa menyebut makna kiasan. Tetapi lebih ke performansi kunjungan wisman wisnus.

“Bahasa jelasnya, kami ingin target kunjungan besar, seperti Bali itu, pulau yang angka inbound nya paling besar di Indonesia. Saya ingin 10 destinasi itu besar-besar semua seperti Bali! Coba bayangkan kalau semua itu 4 juta semua? Apa tidak makmur negeri kita ini,” kata Arief.

Contohnya Mandalika Lombok. Di sana lebih bernuansa halal tourism, karena brand Lombok sudah tercipta sebagai world best halal destination. Di Belitung lain lagi, begitupun lokasi 10 prioritas yang sering disebut “Bali-Bali” baru itu.

10 Destinasi Prioritas itu adalah Toba Sumatera Utara, Tanjung Kelayang Belitung, Tanjung Lesung Banten, Pulau Seribu Jakarta, Borobudur Jateng, Bromo Jatim, Mandalika Lombok, Labuan Bajo Komodo, Wakatobi Sultra dan Morotai Maltara.(ndi/hargo)