“Inilah momentum pertama Wonderful Indonesia tampil di festival itu. Jadi kami all out menyiapkan berbagai seni budaya termasuk peragaan kostum merak, angklung, dan kuliner sebagai bentuk promosi pariwisata Indonesia.
Misi kami, mengenalkan budaya dan sejumlah destinasi menarik di Tanah Air,†terang Vinsensius Jemadu, Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Pasifik Kementerian Pariwisata, Selasa (16/3).
Iringan Jegeg Bali dan dua pemusik angklung, juga ikut menebar sejuta pesona. Jepretan kamera dari pengunjung festival akhirnya ikut-ikutan mengarah ke sana. Pengunjung seakan tidak pernah berhenti mengabadikan jegeg Bali dan angklung.
Dari paparan Vinsen, pengunjung Pasifika juga kerap berhenti dan meminta berpose bersama dengan tim Jegeg Bali dan dua pemusik angklung
“Wonderful Indonesia memang harus tampil di Festival Pasifika. Potensi pasar Selandia Baru dan negara-negara pasifik lain harus digarap karena angka kunjungan wisatawan Selandia Baru baru sekitar 35.000 orang per tahun. Kalau digarap lebih serius lagi, jumlahnya saya kira bisa bertambah hingga dua kali lipat,†ungkap Vinsen.
