Upaya pengobatan dari tradisional maupun medis sudah dilakukan. Namun, gangguan itu muncul bila obat yang dikonsumsinya habis.
“Sudah lama pak. Kalau mau dipikir anak saya ini kenal orang-orang di sekitarnya. Tapi kadang penyakit jiwanya itu sering muncul. Kalau dia minum obat tidak ada, tetapi setelah obatnya habis, kebiasaan buruknya muncul lagi,” ucap Maryam Duko (55) ibu kandung Lola.
Lola sempat menikah dan telah dikaruniai seorang putra yang kini sudah berusia 8 bulan. Semenjak hamil hingga melahirkan, Lola sering kali menyakiti dirinya sendiri maupun orang di sekitarnya.
“Bahkan saya sempat dipukul. Bukan hanya itu, waktu anaknya berusia satu bulan sempat dipukul pula. Saya merasa kasihan. Karena perilakunya sudah tak bisa terkontrol lagi. Sehingga keluarga memutuskan untuk memasungnya,” kata Maryam melanjutkan percakapan.
Menurut Maryam, pemasungan terhadap Lola sudah ketiga kalinya. Sebelumnya Lola pernah dipasung selama 3 tahun, kemudian dibebaskan. Karena Lola kembali berulah, Lola kembali dipasung selama setahun dan kembali dibebaskan.
Namun dua bulan terakhir, karena Lola sudah mulai menganiaya tetangga sekitar, ia kembali di pasung. “Untuk ini sudah ketiga kalinya. Ini sudah memasuki bulan kedua Lola dipasung disini,”sambung Maryam.Â
