Meski Beragama Kristen Pria Ini Selalu Bangunkan Umat Muslim untuk Santap Sahur

×

Meski Beragama Kristen Pria Ini Selalu Bangunkan Umat Muslim untuk Santap Sahur

Share this article
Michel Ayoub menenteng rebananya dan menyusuri jalanan kota di Distrik Utara, Israel.Reuters

”Hanya ada satu Tuhan dan tidak ada yang membedakan (Tuhan) umat Islam dan Kristen,” tegasnya.

Maka, dia tetap menjalankan profesi tradisional tersebut meskipun sebenarnya itu bukan kewajibannya sebagai nonmuslim.

Sembari memainkan rebananya, Ayoub berdendang. Lirik lagu yang dia nyanyikan di sepanjang jalanan sepi itu tidak selalu sama. Dia menciptakan sendiri kata-kata dalam lagu yang dikumandangkan.

”Wahai kalian yang masih tertidur, hanya ada satu Tuhan yang abadi,” serunya.

Dia sengaja menyelipkan kalimat atau kata-kata religius sesuai dengan tema Ramadan.

Di Acre nama Ayoub sangat tenar. Sebab, tradisi mesaharati di kota berpenduduk 50.000 tersebut pasti sudah lenyap jika tidak ada Ayoub. Dia lah yang membangkitkan lagi tradisi itu sekitar 13 tahun lalu.

”Kakek saya yang seorang Katolik selalu mendengarkan bacaan Alquran tiap Jumat. Itu yang selalu saya dengar sejak kecil. Demi kenangan tersebut, saya melakukan semua ini,” ungkapnya. (AFP/hep/c20/any/hargo)