Awalnya kami bertemu pada sebuah festifal animasi di Amsterdam, Belanda.
Pertemuan tersebut berlanjut, kami saling mengenal lebih jauh dan pada 8 Juni 2015 kami memutuskan untuk menikah di Bali,†ceritanya tentang awal pertemuan dengan suami bulenya itu.
Ketika disingung soal kapan mau memiliki momongan Nadia berujar sedang mempersiapkan diri. Meski belum hamil, Nadia mengaku banyak belajar tentang proses kehamilan hingga kelahiran.
Bersyukur, sang suami tidak menuntut agar Nadia segera memiliki momongan. â€Saya pernah melihat saudara perempuan saya melahirkan. Selain itu kami juga sering sharing soal proses melahirkan. So I am scared,†imbuh Joric. (cr2/hargo)
