Selama bekerja kata Hasni, Rifki tak pernah lupa mengirimkan uang terhadapnya. Sebelum tewas, malam hari Rifki sempat bercerita ibunya perihal mimpi yang dialami.
“Istri saya kemudian menceritakan mimpi Rifki tersebut. Katanya Rifki mimpi minta disuap. Itu pertanda buruk. Saya langsung menghubunginya, namun nomor telephon tidak aktif, hingga akhirnya saya mendengar kabar duka terkait anak malang itu,” tutur Hasni sambil menyapu linangan air mata dipipinya.
Secara terpisah, pihak Gorontao Mineral mengaku siap melaksanakan kewajiban perusahaan terhadap korban. Kasim Huluki, selaku pihak perusahaan mengatakan akan bertanggungjawab.
(tr-49/hargo)
