Jumat, 19 Agustus 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Oknum Sekuriti di Pelabuhan Pantoloan Diringkus Sat Narkoba Pohuwato

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Sabtu, 11 April 2020 | 15:05 Tag: , ,
  Salah seorang oknum security pelabuhan ditangkap oleh Satuan Narkoba Polres Pohuwato karena diduga sebagai pengedar narkoba. (Foto Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Diduga jadi pengedar narkoba di Pohuwato, salah seorang oknum security di Pelabuhan Pantoloan, Palu ditangkap oleh Satuan Narkoba Polres Pohuwato.

Penangkapan itu sendiri dilakukan pada Senin (24/02/2020) sekitar pukul 21.30 Wita, dimana setelah mendapatkan informasi dari masyarakat, Satuan Narkoba Polres Pohuwato yang dinahkodai oleh Kasat Narkoba, AKP Leonardo Widharta S.I.K langsung melakukan penyelidikan terhadap salah seorang masyarakat yang baru tiba dari Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng).

Ketika dilakukan penyelidikan tersebut, diketahui seorang masyarakat itu tinggal di Desa Marisa Selatan, Kecamatan Marisa.

AKP Leonardo Widharta S.I.K bersama personelnya kemudian mendatangi rumah yang dicurigai membawa narkotika jenis shabu tersebut. Kurang lebih satu jam lamanya, anggota memantau sekitar rumah.

Tak lama kemudian lelaki yang dicurigai itu pun keluar dari rumah dengan menggunakan sepeda motor. Untuk membuktikan kecurigaan tersebut, Kasat Narkoba bersama personelnya yang menumpang di salah satu mobil, langsung bergegas memalang sepeda motor tersebut dan kemudian melakukan penggeledahan.

Setelah digeledah, didapatkan satu plastic besar dan satu plastic kecil barang yang diduga narkotika jenis sabu. Atas temuan itu, pelaku yang kemudian diketahui bernama LS (37) yang bekerja sebagai security di Pelabuhan Pantoloan, digiring ke Polres Pohuwato untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolres Pohuwato, AKBP Teddy Rayendra,SIK,MIK melalui Kasat Narkoba AKP Leonardo Widharta S.I.K menjelaskan, setelah dilakukan pemeriksaan urine terhadap pelaku, yang bersangkutan negative. Hanya saja, kata Alumnus Akpol 2008 itu, LS sudah melakukan aktivitas perdagangan narkoba jenis shabu sejak 2008 silam.

Tak hanya itu saja, pihaknya berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yakni, satu buah sachet plastic besar berisi narkotika jenis shabu, satu buah sachet plastic kecil berisi narkotika jenis shabu, satu buah timbangan digital dan satu buah sedotan yang sudah dimodifikasi. Pelaku pula diduga sebagai pengedar yang sering menjual narkoba di wilayah hukum Polres Pohuwato.

“Untuk barang bukti narkotika yang berhasil kami amankan dan telah dilakukan tes di Balai POM Gorontalo, beratnya kurang lebih 6,9693 gram jenis metamfetamin atau shabu. Oleh karena itu, atas hal tersebut tersangka kami jerat dengan Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 112 ayat 2 Undang-Undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara,” pungkasnya. (kif/hg)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar