JG diduga ditugaskan Ray untuk memasok narkoba dari dalam Lapas ke kurir di luar Lapas. “JG dimintakan tolong oleh Ray untuk menaruh sebuah tas punggung hitam di laci meja yang ada di dalam Poliklinik Lapas. Di tas itu ditemukan sebuah kantong plastik diduga bekas tempat narkoba,”ujar AKP Rony Burung.
Menurut AKP Rony pihaknya masih terus mengembangkan hasil temuan itu. Para terduga sindikat narkoba dari dalam Lapas sersebut hingga kini masih terus diinterogasi untuk dilakukan pengembangan.
“Kita masih melakukan pemeriksaan dan mengembangkan siapa saja yang terlibat,”tandasnya. Termasuk mencaritahu dari mana masuknya narkoba di dalam Lapas.
Hanya saja pihak Lapas Gorontalo masih enggan berkomentar terkait masih adanya peredaran narkoba dari dalam Lapas. “Tunggu Kalapas saja,”kata para petugas Lapas saat coba dikonfirmasi. Kalapas Gorontalo terinformasi hingga kini masih berada di luar daerah.(Tr-49/tr-45/hargo)
