Ortu Wajib Dampingi Anak ke Sekolah

×

Ortu Wajib Dampingi Anak ke Sekolah

Share this article
Ilustrasi, seorang ayah mengantar anaknya di waktu pertama masuk sekolah. (dok. facebook)

Surat Menteri PANRB B/2461/M.PANRBN/07/2016 itu ditujukan kepada para Menetri Kabinet Kerja, Panglima TNI dan Kapolri, jaksa Agung, para Kepala LPNK, para pimpinan Kesekretariatan Lembaga Negara, para pimpinan kesekretariatan LNS, para Gubernur, Bupati dan Walikota se Indonesia.

Adapun Tembusan Surat Menteri PANRB ini disampaikan kepada Presiden, Wakil Presiden dan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. Kepada seluruh instansi pemerintah, ASN dan warga masyarakat yang membutuhkan, dapat mengunduh Surat Edaran tersebut di situs Kementerian PANRB yaitu www.menpan.go.id.

Kawal Hari Pertama Sekolah dengan Semangat Bebas Sampah

Jakarta, 17 Juli 2016. Menyadari begitu penting dan mendesaknya persoalan sampah untuk diselesaikan bersama, termasuk peran generasi penerus bangsa, para relawan bergerak untuk Indonesia #BebasSampah2020 mendukung dan mengawal #HariPertamaSekolah dengan semangat Bebas Sampah untuk mewujudkan Indonesia #BebasSampah2020.

Indonesia #BebasSampah2020 merupakan wadah partisipasif yang memfasilitasi peran serta multi-pihak dalam menjawab tantangan persoalan sampah di Indonesia. Inisiatif Indonesia #BebasSampah2020 terbentuk dari semangat kerelawanan para individu dan komunitas di berbagai wilayah di Indonesia.

Ini merupakan inisiatif sekelompok masyarakat yang peduli untuk mewujudkan cita-cita Indonesia #BebasSampah2020 tanpa adanya kepentingan suku, agama, ras, golongan dan politik apapun. Tanggal 21 Februari 2016 (Hari Peduli Sampah Nasional) merupakan momen awal terlaksananya gerakan nasional Indonesia #BebasSampah2020, saat 1.024 komunitas di 155 kota/kabupaten, pemerintah pusat, pemerintah daerah, organisasi non-pemerintah, swasta, tokoh masyarakat, artis, media dan berbagai individu yang memiliki kepedulian terkait persoalan sampah, serentak melakukan kerja bakti nasional di masing-masing.

Bentuk dukungan terhadap #HariPertamaSekolah ini yaitu melalui kolaborasi antar komunitas melalui kampanye pada masa Pengenalan Lingkungan Sekolah. Kampanye dilakukan melalui pos elektronik, group jejaring komunitas serta media sosial twitter dengan tagar #HariPertamaSekolah #BebasSampah2020 serta menyebarkan poster yang berisi panduan praktis mengenai apa saja yang dapat dilakukan para pelajar untuk mendukung gaya hidup Bebas Sampah.