Pengorbanan yang Tak Sia-sia untuk Christian

×

Pengorbanan yang Tak Sia-sia untuk Christian

Sebarkan artikel ini
Christian Fuchs thenoisyvuvuzela.wordpress.com

”Aku rasa jika aku ikut keluargaku ke New York, secara finansial tidak akan berdampak kepada kami. Sebab, di kota ini, apa-apa tidak murah. Jadi, lebih baik aku pindah ke Leicester untuk memastikan keuangan keluargaku aman,” paparnya.

Fuchs pun memilih berkorban dengan menjenguk mereka di New York selama sebulan sekali. Sebuah pengorbanan yang tidak sia-sia. Itu jika melihat kontribusi pemain 29 tahun itu bagi skuad besutan Claudio Ranieri tersebut.

Dia mengantarkan Leicester menapak di pucuk klasemen sementara dengan menyingkirkan para kandidat kuat seperti Arsenal, Manchester City, maupun Tottenham Hotpur Memang, sebagai bek sayap, dia bukan sosok yang cepat dalam membantu serangan.

Namun, Fuchs mengisi kelemahan tersebut dengan kemampuannya melakukan tekel terhadap pemain lawan, maupun melindungi Leicester dari serangan bola udara.

Statistik WhoScored memaparkan, dalam 25 pertandingan, dia mencatat 3,3 tekel perlaga, 3 intersep perlaga, serta 3,8 clearance di setiap laganya.