Data menunjukkan bahwa kesepian dan isolasi sosial dikaitkan dengan 29 persen peningkatan risiko serangan jantung dan 32 persen peningkatan risiko stroke.
Kesepian telah dikaitkan dalam penelitian masa lalu untuk sistem kekebalan tubuh yang lemah, tekanan darah tinggi dan kematian dini.
“Temuan ini menunjukkan bahwa kesepian dan isolasi sosial perlu dianggap serius di seluruh spektrum dari pendidikan medis untuk pedoman dan perawatan kesehatan,” kata Julianne Holt-Lunstad, seorang profesor psikologi dan ilmu saraf di Universitas Brigham Young.
“Perasaan kesepian memiliki pengaruh langsung pada proses fisiologis yang relevan dengan kesehatan dan jantung khusus. Sebagai contoh, kesepian bisa meningkatkan tekanan darah dan meningkatkan peradangan. Selanjutnya bisa meningkatkan risiko aterosklerosis (pengerasan arteri dan serangan jantung,” pungkas Julianne. (fny/chi/jpnn/hargo)
