Ada yang menangkap ekspresi penabuh gamelan Bali yang atraktif, sama dinamisnya dengan musik tradisi daerah wisata nomor wahid di Indonesia itu.
Ada yang mengabadikan Presiden Joko Widodo sedang bersalaman dengan salah satu penari barong, saat pembukaan 11 Juni 2016 lalu. “Sepertinya banyak fotografer pro yang ikut partisipasi,” jelas pria asal Banyuwangi itu.
Arief Yahya bisa membayangkan, suasana Pesta Kesenian Bali yang ke-38 itu heboh luar biasa. Objeknya bervariasi, karena setiap hari ada 3-4 pementasan seni di Art Center, selama hampir 1 bulan penuh, non stop.
“Terima kasih buat para partisipan, selamat buat para pemenang! Kalian semua sudah ikut mempromosikan Bali ke dunia digital yang makin mengglobal,” ungkap Arief Yahya.
Menpar Arief Yahya juga memperkuat statemen I Gde Pitana, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Mancanegara yang menutup Lomba Istagram itu. Tahun 2017, lomba PKB dalam instagram ini akan digelar lagi.
Bahkan dikembangkan lebih heboh lagi, dengan beberapa platform. Ada video atau gambar bergerak yang diposting di youtube, ada picture atau foto dalam Instagram, dan mungkin juga akan diperlebar di Facebook dan Twiter. “Video penting, anak-anak muda mulai pintar dan kreatif membuat video pendek, 30-60 detik.
Statistik menyebutkan 60 persen orang lebih tertarik menonton gambar bergerak, atau video,” jelas Menpar yang juga sudah di-introduction Pitana saat press conference di Art Center, 9 Juli lalu.
