Jadi para kandidat ini masih akan melalui semacam fit and propertes. Jadi saran saya biarlah enam nama ini ditetapkan,†ujar Rusliyanto Monoarfa yang mewakili DPW dari unsur Fraksi di Deprov Gorontalo dalam rapat tersebut.
Namun pandangan berbeda datang dari DPC. Seperti yang dikemukakan oleh  Ketua DPC PPP Bonbol, Azan Piola, keputusan rapimwil sudah harus mengurucut pada beberapa nama. Karena kalau masih ditetapkan enam nama, maka keputusan akan terasa lucu. “Sudah harus dikerucutkan. Kalau masih enam nama ini akan jadi bahan tertawaan. Jadi harus putuskan dua nama,†ujar Azan Piola yang didukung oleh seluruh DPC.
Karena desakan DPC untuk menetapkan Zainudin Hasan dan Sjafrudin Mosii sangat deras, membuat pimpinan rapat, Awaludin Pauweni, mengikuti keinginan DPC. Tapi, keinginan DPW mengusulkan enam nama tetap diakomodir dengan masuk dalam risalah rapat yang menjadi satu kesatuan dengan keputusan rapat.
“DPC mengusulkan Zainudin Hasan dan Sjafrudin Mosii karena dua kandidat ini dianggap paling serius untuk diusung PPP sebagai Cagub. Mereka paling intens turun sosialiasi dengan menggandeng DPC,†papar Azan Piola menjelaskan alasan DPC mengusulkan Zainudin dan Sjafrudin.(rmb/hargo)
