Saturday, 25 September 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Rapid Test Negatif, Pasien Kategori PDP Asal Kota Gorontalo Meninggal Dunia

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Headline , pada Saturday, 18 April 2020 | 22:50 PM Tags: , , ,
  Prosesi pemakaman PDP asal Kota Gorontalo, Sabtu (18/4/2020). Pemakaman menerapkan protokol kesehatan.(Foto : Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Satu pasien dengan kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Kota Gorontalo meninggal dunia, Sabtu (18/04/2020).

Informasi yang berhasil dihimpun, pasien tersebut berjenis kelamin laki-laki. Almarhum sempat mendapat penanganan di Rumah Sakit Aloe Saboe (RSAS) sekitar 5 jam. Terinformasi pula, tempat tinggal almarhum tidak jauh dari kediaman pasien 02 dan 03.

Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid – 19 Provinsi Gorontalo, Sumarwoto yang dikonfirmasi Hargo.co.id membenarkan informasi tersebut.

“Iya benar. Satu PDP di Kota Gorontalo meninggal dunia berjenis kelamin laki-laki. Dia dikategorikan PDP karena diduga sempat berinteraksi dengan pasien 02 dan 03 asal Kota Gorontalo,” ungkap Sumarwoto ketika dihubungi via telpon seluler, Sabtu (18/4/2020) malam.

Pun demikian, lanjut Sumarwoto, rapid test almarhum menunjukkan hasil negatif.

“Rapid testnya negatif. Hasil diagnosa, almarhum mengidap penyakit diabetes akut,” ungkap Sumarwoto lagi.

Senada dengan Sumarwoto, dr. Zukri Antuke yang dihubungi Hargo.co.id mengatakan, hasil rapid test almarhum negatif. Namun, untuk memastikannya, tim medis sempat mengambil sampel almarhum untuk dilakukan swab test.

“Sampelnya sudah kami ambil untuk di swab test,” ujar dokter yang menangani pasien Covid – 19 di RSAS itu.

Almarhum dimakamkan malam ini juga dengan menerapkan protokol kesehatan.(rwf/hg)


Video

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar