’’Kami sangat menghormati warisan budaya dunia dan menyatakan permintaan maaf atas kesalahpahaman yang terjadi,’’ ujar pejabat yang bertanggung jawab atas konstruksi Sphinx di Hebei itu.
Meski Sphinx di Hebei tersebut telah dirobohkan, Pemerintah Mesir sepertinya harus bersiap mengirim surat teguran lagi. Sebab, Sphinx lainnya telah berdiri dan dalam proses finishing di Chuzhou, Provinsi Anhui.
Pejabat setempat menyatakan bahwa Sphinx itu adalah bagian dari Taman Warisan Budaya Dunia yang dibangun di lokasi tersebut. Hidung Sphinx di Anhui tersebut tidak rusak seperti Sphinx asli di Giza, Mesir.
Itu juga bukan kali pertama Tiongkok membuat replika tetenger dunia. Tiongkok memiliki Menara Eiffel buatan di Tiandu dan replika Gedung Capitol Amerika Serikat (AS) di Jiangsu. (News/CRI Enghlish/Shanghaiist/sha/c20/ami/hargo)
