Penjagaan tidak dilakukan di Ankara, tetapi di wilayah Syria yang berbatasan dengan Turki.
Jumlah itu termasuk 35 ribu warga Aleppo yang melarikan diri dari serangan pasukan Rusia.
’’Ada sembilan kamp di sisi lain perbatasan yang mengakomodasi 100 ribu orang,’’ ungkap Wakil Perdana Menteri Turki Yalcin Akdogan.
Dia menambahkan bahwa saat ini tidak ada penumpukan pengungsi di perbatasan seperti sebelumnya.
Pemerintah Turki beberapa hari lalu mengancam mengirimkan pengungsi ke luar negeri karena terus ditekan PBB dan Eropa untuk membuka perbatasannya.
Saat ini kamp ke-10 tengah dibangun. Selain pemerintah Turki, beberapa organisasi membantu merawat para pengungsi tersebut.
Mulai Yayasan Bantuan Kemanusian (IHH) hingga organisasi-organisasi internasional. Di dalam wilayah Turki, ada 2,7 juta pengungsi Syria. (AFP/Reuters/BBC/CNN/sha/c14/ami/hargo)
