Siti Badriah Hebohkan Tour de Bintan 2016

×

Siti Badriah Hebohkan Tour de Bintan 2016

Share this article
Siti Badriah. (Dok Batam Pos)

Batam-Bintan itu menyumbangkan 20 persen dari wisman yang masuk ke Indonesia. Karena itu, jika 3A-nya dibesarkan size-nya, mungkin akan lebih besar pula debit wisman yang terjaring melalui pintu Great Batam.

Menteri Pariwisata Arief Yahya sudah mencanangkan, 2016 ini adalah tahun kunjungan cross borderline. Daerah-daerah perbatasan, atau yang dekat dengan wilayah perbatasan, seperti Batam, Bintan, Aruk Sambas, Tarakan, Nunukan, Atambua, dan lainnya. Mereka juga pasar wisman yang potensial, dan secara geografis cukup dekat ditempuh.

“Dengan event seperti musik, mereka pasti datang! Musik itu universal, semua orang suka bersenandung, suka bernyanyi, suka melantunkan tembang. Itu seperti naluriah,” ujar Menpar Arief Yahya.

Musik-musik Indonesia dua tiga level lebih kreatif dibandingkan produksi music Malaysia maupun Singapore. Seniman music Indonesia jauh lebih hebat daripada para musisi dari Negeri Jiran itu.

“Karena itu, kalau kita buat di perbatasan, lalu rutin, setiap tanggal tertentu atau minggu tertentu, maka mereka sudah pasti akan datang sendiri,” ungkapnya. Ibarat air, selalu mengalir ke tempat yang lokasinya lebih di bawah.

Artis Indonesia juga lebih banyak yang terkenal di Malaysia – Singapore, daripada artis dari kedua negera itu ke Indonesia. Menpar sudah menggagas tempat seperti Kepri itu 24 event selama satu tahun, dan 50%-nya adalah music dengan artis nasional yang sudah terkenal di Malaysia. “Kepri ini punya banyak titik, ada Bintan, ada Batam, dan lainnya yang bisa menjadi venue event,” kata dia.(ndi/hargo)