Dalam paparannya, Reza menjelaskan bahwa semua pengunjung akan diberikan suguhan tari tradisi seperti Tari Gelombang, Arak Jikir, Tari Rande, Tari Padang, Menyerak, Tari Bungkus, Tari Adok, Tari Pulo Pinang, Tari Anak, Tari Lansir Madam, Tari Maina Gese, pastinya memberikan tontonan berkualitas khas Pulau Banyak.
â€Ada pula lomba memancing yang menambah keseruan dalam festival ini. Semua akan dikombinasikan dengan cara yang menarik,†ujarnya.
Kata Reza, event ini akan digelar untuk mempromosikan Pulau Banyak sebagai salah satu destinasi wisata di Provinsi Aceh. Pihaknya berharap, sektor wisata menjadi salah satu sektor andalan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Pulau Banyak.
Oleh karena itu, Dinas Pariwisata Aceh harus mempersiapkan masyarakat dan pelaku industri pariwisata di Pulau Banyak agar memiliki kapasitas yang baik dalam melayani wisatawan. â€Semua harus saling bersinergi, apalagi kita punya menteri yang sangat konsen ke daerah dan berpromosi, kami sangat bahagia,†Reza.
Guna memaksimalkan kapasitas masyarakat Pulau Banyak tersebut, sambung Reza, Disbudpar merencanakan akan mengadakan pelatihan-pelatihan seperti pelatihan guide, pelatihan pengelola kuliner, pelatihan snorkling dan dive guide, pelatihan pengelola homestay.
Disamping itu pula, perlu diadakan peningkatan terhadap fasilitas-fasilitas dasar pada objek destinasi wisata, seperti musala, toilet, ruang ganti dan lain-lain. Tahun 2015, penataan fasilitas di Pulau Palambak kawasan Pulau Banyak sudah direalisasikan.
“Tahun lalu kami membawa para blogger, photographer dan travel writers ke Pulau Banyak. Tahun ini pada event Festival Pulau Banyak, kami juga mengikutsertakan berbagai media massa, baik online maupun cetak. Tentunya, ini tergantung pada kesiapan kita semua,†lanjut Reza.
