Hargo.co.id, GORONTALO – Warga sekitar asrama haji Gorontalo mulai merasa khawatir, pasca para jamaah alumni tabligh akbar di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, diisolasi di asrama haji.
Kebanyakan dari mereka menyampaikan rasa kekhawatiran itu melalui media sosial. Pun demikian, para warga tidak melakukan penolakan. Sebab, masyarakat sadar keputusan itu diambil untuk memutus mata rantai Covid-19. Hanya saja, para warga meminta pemerintah untuk melakukan satu upaya untuk mengurangi kekhawatiran itu. Minimal melakukan penyemprotan disinfektan.
Seperti yang ditulis pemilik akun Rizal Oli’i di wall facebooknya. “Kan kebetulan di ASRAMA HAJI PROVINSI GORONTALO ini so jadi tempat isolasi para JT yg ODP. Baru ini jalan yg amper tiap hari ambulance dan BIS jaga lewat akang. Tdk ada macam dia mo lakukan PENYEMPROTAN ba gitu? Setidaknya untuk meringankan rasa khawatir masyarakat setempat” tulis pemilik akun Facebook Rizal Oli’i.
Menanggapi hal itu, Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Gorontalo, Sumarwoto berjanji akan melakukan penyemprotan disinfektan di jalan – jalan dan fasilitas umum di sekitar asrama haji.
“Insya Allah, Senin (besok) kami semprot jalan Bengawan solo yang menuju mess haji,” jawab Sumarwoto ketika dihubungi Hargo.co.id Sabtu (11/4/2020).(adv/rwf/hg)
