Hargo.co.id, GORONTALO – Kota Gorontalo kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Berdasarkan hasil analisis berbagai indikator sosial dan keamanan yang mengacu pada data Badan Pusat Statistik (BPS), daerah ini berhasil menempati peringkat ketujuh dalam daftar kota paling aman dan nyaman di Indonesia.
Pencapaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri karena Kota Gorontalo menjadi satu-satunya kota di Pulau Sulawesi yang mampu menembus jajaran 10 besar nasional.
Hasil ini menunjukkan keberhasilan daerah dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban sosial di tengah dinamika pembangunan serta meningkatnya aktivitas masyarakat.
Sebagai pusat pemerintahan, perdagangan, jasa, pendidikan, dan ekonomi di kawasan Teluk Tomini, Kota Gorontalo dinilai mampu menghadirkan lingkungan yang kondusif bagi warga maupun pelaku usaha.
Pertumbuhan aktivitas perkotaan yang terus berkembang tidak diikuti peningkatan gangguan keamanan yang signifikan, sehingga kehidupan sosial masyarakat tetap berjalan dengan baik.
Keberhasilan tersebut juga ditopang oleh kuatnya budaya toleransi dan kerukunan yang tumbuh di tengah masyarakat.
Beragam latar belakang sosial, budaya, dan keagamaan dapat hidup berdampingan secara harmonis,
didukung kemampuan masyarakat dalam menjaga komunikasi serta menyelesaikan potensi perbedaan secara damai.
Kondisi keamanan yang stabil tercermin dari relatif rendahnya tingkat kriminalitas serta minimnya konflik sosial.
Situasi ini menjadikan Kota Gorontalo semakin kompetitif sebagai tujuan investasi, pusat pendidikan,
sekaligus kawasan hunian yang nyaman bagi masyarakat lokal maupun pendatang.
Capaian tersebut tidak lepas dari berbagai program dan kebijakan yang dijalankan Pemerintah Kota Gorontalo di bawah kepemimpinan Wali Kota Adhan Dambea.
Pemerintah daerah terus mendorong terciptanya kehidupan masyarakat yang aman, rukun, dan saling menghargai.
Dalam berbagai kesempatan, Adhan Dambea menegaskan bahwa seluruh kebijakan pembangunan harus memberikan manfaat
bagi seluruh warga tanpa memandang suku, agama, maupun kelompok tertentu.
Komitmen itu diwujudkan melalui dukungan terhadap kegiatan sosial dan keagamaan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.
Selain itu, pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum juga terus memperkuat upaya menjaga ketertiban umum,
termasuk melalui penertiban peredaran minuman keras yang melanggar ketentuan.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari strategi menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan masyarakat.
Dalam daftar kota paling aman dan nyaman di Indonesia, posisi pertama ditempati Denpasar, diikuti Yogyakarta, Surakarta, Semarang, Magelang, dan Salatiga. Kota Gorontalo berada di peringkat ketujuh, mengungguli sejumlah kota lainnya seperti Batam, Tanjung Pinang, dan Singkawang.
Masuknya Kota Gorontalo ke dalam daftar tersebut menjadi bukti bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi semata,
tetapi juga dari kemampuan daerah menciptakan ruang hidup yang aman, harmonis, dan berkualitas bagi seluruh masyarakat.(Adv)












