HeadlineKota Gorontalo

Kembali Diminta Jadi Pembicara di ASEAN Mayors Forum, Apa Sih Hebatnya Marten?

×

Kembali Diminta Jadi Pembicara di ASEAN Mayors Forum, Apa Sih Hebatnya Marten?

Sebarkan artikel ini
Pembicara, Gugatan Marten
Wali Kota Gorontalo, Marten Taha.

Hargo.co.id, GORONTALO – Wali Kota Gorontalo, Marten Taha diundang untuk menjadi pembicara pada ASEAN Mayors Forum (AMF) tahun 2023 yang akan dilangsungkan di Jakarta.

Berita Terkait:  Cegah Bunuh Diri, Ryan: Perbanyak Dzikir dan Doa

Undangan dari AMF yang merupakan forum wali kota se-ASEAN itu, bukan nanti tahun ini saja. Ya, tahun-tahun sebelumnya juga, Marten Taha diminta oleh sekretariat AMF menjadi pembicara pada agenda yang dilaksanakan AMF. Seperti pada tahun 2022 silam, Marten diminta untuk menjadi pemateri tentang program SMART Cities and Resilience Session.

Lantas apa sih kehebatan Marten hingga AMF memintanya untuk jadi pemateri?

Berita Terkait:  Rentetan Kebakaran Picu Alarm Kewaspadaan, Sekda Ismail Soroti Instalasi Listrik Warga

Menurut beberapa kalangan, Marten Taha adalah tokoh yang hebat. Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto juga pernah bilang jika Marten adalah sosok yang visioner. Hal itu disampaikan Bima Arya saat memimpin perjalanan AMF Consultative Meeting yang dirangkaikan dengan EAROPH World Congress 2022.

“Kami berikan kesempatan kepada bapak Marten Taha, sosok visioner bagi kami. Beliau adalah Tokoh dalam APEKSI dan seorang visioner kami di APEKSI,” ujar Bima Arya kala itu.
Berita Terkait:  Ini Maklumat Ponpes Salafiyah Syafi'iyah Terkait Kerusuhan di Pohuwato

Kembali ke undangan AMF 2023. Undangan yang dikirimkan pada 10 Juli 2023 itu, Marten diminta menjadi pemateri tentang pertumbuhan ekonomi inklusif pada agenda yang akan dilangsungkan pada 1 sampai 2 Agustus 2023 mendatang.

“Pak Wali Kota diundang untuk menjadi pembicara pada kegiatan AMF yang akan dilaksanakan pada tanggal 1 sampai dengan 2 Agustus 2023,” tandas Kepala Bapppeda Kota Gorontalo, Meydi Silangen Jumat (21/7/2023).

Berita Terkait:  Dugaan Kasus Korupsi Tunjangan Komunikasi DPRD Kabgor: HA Susul STA ke Lapas

Meydi menjelaskan, AMF merupakan agenda pertemuan Forum Walikota Asean yang dilaksanakan setiap tahun. Untuk 2023 ini, kata Meydi, AMF memilih tema Mengkatalisasi Pertumbuhan Regional Melalui Pembangunan Berkelanjutan di kota-kota ASEAN.

Belum diketahui secara pasti alasan AMF mengundang Marten untuk memberikan materi terkait pertumbuhan ekonomi pada kegiatan berskala internasional itu. Hanya saja, menurut sejumlah kalangan, AMF mengundang Marten karena keberhasilannya menjaga, bahkan mampu meningkatkan perekonomian Kota Gorontalo.

Berita Terkait:  Angka Kemiskinan Ekstrem Kota Gorontalo Kalahkan Rata-Rata Nasional

Sebagaimana diketahui, wali kota dua periode itu mampu menaikkan perekonomian Kota Gorontalo dari posisi mines 0,02 persen lantaran pandemi, naik menjadi 2,18 persen pada tahun 2021. Ditahun berikutnya, perekonomian Kota Gorontalo meroket jadi 4,10 persen.

Dalam meningkatkan perekonomian daerah dari posisi mines bukanlah perkara mudah. Ya, pimpinan daerah harus benar-benar cerdas dalam memilih program yang akan dilaksanakan.

Berita Terkait:  Raih Suara Terbanyak di Dapil Bonbol, Langkah Femmy Udoki ke Deprov Dipastikan Mulus

“Program yang kami laksanakan bukan hanya sekedar memberikan bantuan kepada warga. Tapi, bagaimana kita memantik mereka agar bisa meningkatkan penghasilan. Seperti halnya melaksanakan pelatihan-pelatihan, memperkuat modal usaha mereka melalui kerjasama dengan perbankan, dan berbagai program lainnya,” ungkap Marten Taha beberapa waktu lalu.(*)

Penulis: Rendi Wardani Fathan