Kota Gorontalo

Pengujian KIR Terkendala Lantaran Sistem Rusak

×

Pengujian KIR Terkendala Lantaran Sistem Rusak

Share this article
Pengujian KIR Terkendala Lantaran Sistem Rusak
Ilustrasi proses uji KIR kendaraan bermotor (Foto: Dok. dishub)

Hargo.co.id, GORONTALO – Pengujian Kendaraan Bermotor (KIR) di Kota Gorontalo mengalami kendala signifikan setelah sistem yang mendukung proses pengujian mengalami kerusakan.

Berita Terkait:  Sisa Bangunan Dibersihkan, Lokasi Pembangunan Kantor Wali Kota Baru Segera Dipagari

Muttakim Adam selaku Kepala Bidang Uji Kendaraan Bermotor di Dinas Perhubungan Kota Gorontalo, membenarkan adanya masalah ini.

Menurutnya, gangguan ini terjadi sejak tanggal 14 Mei dan hingga kini belum dapat diatasi, menyebabkan penundaan dalam pemeriksaan dan pembaharuan KIR.

Berita Terkait:  Malam Ini, 307 UMKM akan Jualan di Street Food Depan SMA 3 Gorontalo, Yuk Ramaikan

“Server untuk pengujian mengalami gangguan, salah satunya adalah pencetakan kartu ujian yang dilakukan secara online, sehingga koneksi ke pusat terganggu,” ujar Muttakim, Rabu (15/5/2024).

Ia menambahkan, pengujian KIR akan dilanjutkan kembali setelah sistem diperbaiki.

Berita Terkait:  Luncurkan Program Pujarasa, Ismail Apresiasi Kantor Kemenag Kota Gorontalo

“Kami akan melakukan pengujian ulang setelah sistem dan servernya berfungsi kembali,” tambahnya.

Meski demikian, kata Muttakim, perbaikan sistem sejak terjadinya gangguan belum dilakukan.

Berita Terkait:  Siap Hadapi Hukum Lantaran Izinkan UMKM Jualan di Trotoar, Adhan: Yang Penting Bukan Korupsi

Selain itu, pihak Dinas Perhubungan bagian pengujian KIR menjelaskan bahwa mereka masih menunggu tim dari Kementerian Perhubungan pusat untuk melakukan perbaikan.

“Saat ini kami masih menunggu kedatangan tim dari kementerian pusat yang diharapkan akan datang minggu ini untuk memperbaiki sistem yang rusak,” jelas Muttakim.

Berita Terkait:  Adhan Dambea Soroti Dampak Penggunaan Handphone, Pengawasan Anak Jadi Prioritas

Dirinya berharap persoalan ini bisa segera terselesaikan agar tidak menyebabkan kekhawatiran di kalangan pengguna kendaraan yang memerlukan pembaharuan KIR untuk legalitas operasional kendaraan mereka di jalan raya.(*)

Penulis: Raman Supriyatna Tamu/Mahasiswa Magang UNG
Editor: Sucipto Mokodompis 

Berita Terkait:  Marten Geram, OPD Terkesan Cuek dengan Pelaporan Program