Kota Gorontalo

Revitalisasi Belle Li Mbui Dikebut, Pemkot Siapkan MPP untuk Mudahkan Warga

×

Revitalisasi Belle Li Mbui Dikebut, Pemkot Siapkan MPP untuk Mudahkan Warga

Share this article
Revitalisasi Belle Li Mbui Dikebut, Pemkot Siapkan MPP untuk Mudahkan Warga
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea ketika meninjau proses revitalisasi Belle Li Mbui, Selasa (9/6/2026).

Hargo.co.id, GORONTALOPemerintah Kota Gorontalo terus mempercepat revitalisasi gedung Belle Li Mbui yang akan dialihfungsikan menjadi Mal Pelayanan Publik (MPP).

Berita Terkait:  Adhan Perintahkan Evaluasi Penerima Bantuan, Pelaku Miras dan Narkoba Terancam Dicoret

Fasilitas terpadu tersebut diproyeksikan menjadi pusat layanan masyarakat yang mengintegrasikan berbagai instansi dalam satu lokasi, sehingga memudahkan warga mengurus berbagai kebutuhan administrasi tanpa harus berpindah-pindah kantor.

Komitmen tersebut ditegaskan Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, saat meninjau langsung progres pekerjaan revitalisasi gedung Belle Li Mbui, Selasa (9/6/2026).

Berita Terkait:  Jelang Ramadhan, Pemkot Gorontalo akan Gelar Pasar Murah

Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai target agar bangunan dapat segera dimanfaatkan sebagai pusat pelayanan publik modern dan terintegrasi.

Menurut Adhan, pemanfaatan eks gedung Belle Li Mbui sebagai MPP merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kota Gorontalo.

Berita Terkait:  Pemkot Gorontalo Pastikan Stok dan Harga Bahan Pokok Jelang Ramadan Aman

Bangunan yang sebelumnya dikelola Pemerintah Provinsi Gorontalo itu kini telah diserahkan kepada Pemerintah Kota Gorontalo untuk dikelola dan dikembangkan.

“Semua pelayanan publik akan dipusatkan di sini. Jadi masyarakat tidak perlu lagi berpindah-pindah tempat untuk mengurus berbagai keperluan,” kata Adhan Dambea.

Berita Terkait:  Waria Bisa Nongkrong di Pelataran Sentral, Adhan: Tapi Harus Pakai Pakaian Pria

Pemerintah Kota Gorontalo mengalokasikan anggaran sekitar Rp1,9 miliar untuk proses revitalisasi gedung tersebut.

Dengan anggaran itu, pekerjaan renovasi ditargetkan rampung pada Desember 2026 sehingga seluruh persiapan operasional dapat diselesaikan sebelum peresmian.

Berita Terkait:  Tangani Sampah, Pemkot Gorontalo Tambah 9 Armada Extra

“Target Desember sudah selesai,” tegas Adhan.

Ia menjelaskan, MPP nantinya akan menjadi pusat pelayanan berbagai organisasi perangkat daerah dan instansi yang berhubungan langsung dengan masyarakat.

Berita Terkait:  Pemkot Gorontalo Tata Guru Ngaji dan Imam Masjid

Berbagai layanan yang akan tersedia antara lain pelayanan administrasi kependudukan melalui Dinas Dukcapil, layanan BPJS Kesehatan, pelayanan pernikahan dan keagamaan, perhubungan, hingga layanan penerbitan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung seperti Command Center yang dikelola Dinas Komunikasi dan Informatika,

Berita Terkait:  Wakaf 2.500 Al-Qur'an dari BWA, Ismail Madjid: Menunjang Visi Misi Pemkot

call center pelayanan masyarakat, pos layanan kepolisian, hingga ambulans yang disiagakan untuk mendukung kebutuhan warga.

“Masyarakat kalau satu urusan, banyak urusan, ke sini saja. Tidak perlu harus mutar-mutar ke sana kemari. Termasuk petugas dari kepolisian juga standby di sini, kita siapkan sarana prasarana di sini,” ujarnya.

Berita Terkait:  Efisiensi Anggaran: Pemkot Gorontalo Tiadakan Pembangunan Infrastruktur, Hanya Pemeliharaan

Keberadaan berbagai layanan dalam satu kawasan diharapkan dapat memangkas waktu, biaya, dan tenaga masyarakat dalam mengakses pelayanan pemerintahan.

Konsep pelayanan satu pintu tersebut juga dinilai mampu meningkatkan efektivitas koordinasi antarinstansi sekaligus mempercepat respons terhadap kebutuhan warga.

Berita Terkait:  Pemilik Usaha di Kota Gorontalo Diimbau Taat Bayar Pajak

Pemkot Gorontalo menargetkan Mal Pelayanan Publik Belle Li Mbui dapat diresmikan bertepatan dengan peringatan Hari Patriotik pada 23 Januari 2027.

Dengan hadirnya fasilitas tersebut, pemerintah berharap masyarakat dapat merasakan pelayanan yang lebih mudah, cepat, nyaman, dan terintegrasi dalam satu tempat.(Adv) 

Berita Terkait:  Adhan Bongkar Mafia Obat di RSAS dan RS Otanaha, Skema 20 Persen Jadi 100 Persen Terkuak