Kota Gorontalo

Adhan Semprot Aleg Dekot: Rapat Sering Molor, Perjadis Paling Rajin

×

Adhan Semprot Aleg Dekot: Rapat Sering Molor, Perjadis Paling Rajin

Share this article
Protes Pembatasan Layanan BPJS, Adhan_ Hanya Bikin Rugi Rakyat dan Daerah_ Adhan Semprot Aleg Dekot: Rapat Sering Molor, Perjadis Paling Rajin
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea.

Hargo.co.id, GORONTALO – Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, melontarkan kritik keras terhadap kedisiplinan anggota DPRD Kota Gorontalo dalam menghadiri agenda rapat bersama organisasi perangkat daerah (OPD).

Berita Terkait:  Masyarakat Kota Gorontalo Diimbau Waspadai Penyakit ISPA

Adhan Dambea menyoroti kebiasaan sejumlah anggota legislatif yang dinilai belum menunjukkan ketepatan waktu ketika menghadiri rapat yang telah dijadwalkan oleh Sekretariat DPRD.

Menurutnya, persoalan disiplin waktu tidak boleh dianggap sepele, terlebih rapat DPRD kerap membahas berbagai persoalan yang menyangkut kepentingan dan pelayanan kepada masyarakat.

Berita Terkait:  Warga Lega, Persimpangan Jalan di Kota Gorontalo Mulai Bebas dari Aktivitas Badut

“Anggota DPRD harus disiplin kalau ada agenda rapat. Undangan jam 10 pagi, harus hadir sebelum waktu dimulai rapat,” tegas Adhan Dambea.

Ia bahkan meminta OPD tidak terus-menerus menunggu apabila rapat tidak kunjung dimulai karena anggota DPRD belum hadir.

Berita Terkait:  Dari Lapangan Buladu Kota Gorontalo, Emansipasi Kartini Tampil Nyata

Adhan Dambea menginstruksikan OPD agar meninggalkan gedung DPRD apabila hingga 10 menit setelah jadwal rapat dimulai, forum belum juga berjalan.

“Saya minta OPD kalau sudah lewat 10 menit rapat belum dimulai, tinggalkan gedung DPRD. Karena banyak urusan masyarakat yang harus diurus, bukan hanya menunggu anggota DPRD yang tidak disiplin,” ujarnya.

Berita Terkait:  Angga Dambea di Balik Sukses 298 Championship, Kini Dilirik Pimpin ESI Kota Gorontalo

Bagi Adhan Dambea, ketepatan waktu merupakan bagian dari tanggung jawab pejabat publik.

Terlebih, rapat antara DPRD dan OPD tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan berkaitan dengan pembahasan berbagai persoalan pemerintahan dan kebutuhan masyarakat.

Berita Terkait:  Pupuk dan Pestisida Ilegal Marak Beredar

Ia mengingatkan agar kedisiplinan tidak hanya ditunjukkan ketika anggota DPRD memiliki agenda perjalanan dinas.

“Jangan hanya disiplin kalau ada agenda perjalanan dinas (Perjadis). Kalau Perjadis, jam 8 berangkat, jam 7 sudah di bandara,” sindir Adhan Dambea.
Berita Terkait:  Warga Antusias Belanja di Pasar Murah Bersubsidi Pemkot Gorontalo

Pernyataan tersebut disampaikan Adhan berdasarkan pengalamannya selama menjadi anggota DPRD Kota Gorontalo maupun DPRD Provinsi Gorontalo. Ia mengaku selalu berupaya hadir tepat waktu dalam setiap agenda rapat.

“Saat menjadi anggota DPRD Kota maupun Provinsi Gorontalo, saya selalu tepat waktu di setiap agenda rapat,” ungkapnya.

Berita Terkait:  Dana Hibah Pilkada di Kota Gorontalo Sudah Terealisasi 100 Persen

Kebiasaan tersebut, kata Adhan, juga tetap ia pertahankan setelah kembali memimpin Kota Gorontalo. Ia mengaku selalu berusaha hadir lebih awal dalam setiap kegiatan pemerintahan.

“Saat menjadi wali kota pun sekarang, saya selalu hadir 10 menit sebelum dimulai,” katanya.

Berita Terkait:  Seorang Istri di Kota Gorontalo Jadi Korban Penikaman, Adhan: Sangat Tidak Manusiawi!

Adhan Dambea menegaskan, disiplin harus menjadi budaya bagi seluruh penyelenggara pemerintahan, baik eksekutif maupun legislatif.

Menurutnya, waktu yang terbuang hanya untuk menunggu rapat dimulai pada akhirnya dapat menghambat pekerjaan lain yang juga menyangkut kepentingan masyarakat.

Berita Terkait:  RPJMD 2025-2029 Disesuaikan dengan Visi dan Misi Pimpinan Daerah Terpilih

Ia berharap kritik tersebut menjadi evaluasi bagi seluruh anggota DPRD Kota Gorontalo agar lebih menghargai waktu dan menjalankan tugas sebagai wakil rakyat secara profesional.

Bagi Adhan, kedisiplinan bukan hanya persoalan datang tepat waktu, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap tugas pemerintahan dan masyarakat yang diwakili.(Ndi) 

Berita Terkait:  Perizinan Pedagang di Pasar Sentral Gratis, Marten: Laporkan Kalau Ada Pungli