Hargo.co.id, GORONTALO – Pemerintah Kota Gorontalo secara resmi mengumumkan hasil Sidang Isbat melalui prosesi adat Motonggeyamo yang digelar pada Kamis (19/3/2026).
Prosesi tersebut menggabungkan sidang isbat dan sidang adat, yang menetapkan Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.
Keputusan ini diumumkan langsung oleh Wakil Wali Kota Gorontalo, Indra Gobel, menyusul penetapan resmi dari Kementerian Agama Republik Indonesia.
Momentum Lebaran tahun ini terasa istimewa bagi masyarakat Kota Gorontalo.
Selain menjadi penanda kemenangan setelah menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh, perayaan Idulfitri juga bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-298 Kota Gorontalo serta penutupan tradisi adat Tumbilotohe atau malam pasang lampu.
Dalam rangka menyemarakkan momen tersebut, Pemerintah Kota Gorontalo menggelar Pawai Obor Akbar pada Kamis malam, 19 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi simbol kebersamaan sekaligus wujud pelestarian budaya lokal di tengah masyarakat.
“Malam ini kita merayakan Hari Ulang Tahun Kota Gorontalo dan juga menutup malam pasang lampu Tumbilotohe dengan Pawai Obor. Tujuannya adalah agar kita kembali menjadi pribadi yang fitri dan bersih,” ujar Wawali Indra Gobel dalam sambutannya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea, Kapolresta Gorontalo Kota Kombes Pol. Suyono, perwakilan Dandim 1304 Gorontalo, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo.(Adv)












