AdvertorialKota Gorontalo

Pemotongan Hutang ASN di BSG, Adhan: BTN Harus Hargai Hak Pribadi Pegawai

×

Pemotongan Hutang ASN di BSG, Adhan: BTN Harus Hargai Hak Pribadi Pegawai

Sebarkan artikel ini
Tak Keberatan RUPS BSG Digelar Ulang, Adhan: Asal YSK Minta Maaf Dulu ke Rakyat Gorontalo
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea.

Hargo.co.id, GORONTALO – Bank Tabungan Negara (BTN) diminta Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, tetap mengedepankan aturan serta menghormati hak pribadi masing-masing pegawai terkait pemotongan hutang di Bank SulutGo (BSG).

Berita Terkait:  FKP RKPD Pemkot Berlangsung Terbuka, Sikap Adhan Tuai Apresiasi Akademisi

“Jangan langsung potong, hormati hak pribadi masing-masing pegawai,” imbau Adhan Dambea ketika diwawancarai usai memberikan pembinaan kepada staf kelurahan dan kecamatan di Bandhayo Lo Yiladia (BLY), Rabu (1/10/2025).

Memang, lanjut Adhan Dambea, dirinya telah mengeluarkan imbauan untuk membayar piutang ASN ke BSG. Tapi, Adhan bilang, hanya sekadar imbauan.

Berita Terkait:  Pj Wali Kota Gorontalo Warning Pangkalan LPG

Namun demikian, Adhan Dambea mengingatkan bahwa penyelesaian hutang tersebut merupakan hak pribadi masing-masing ASN.

“Pemerintah kota sudah mengimbau aparat untuk membayar hutang, tetapi itu hak pribadi mereka. Karena itu saya sarankan, BTN jangan langsung melakukan pemotongan. Nanti ada kuasa dari yang bersangkutan baru boleh melakukan pemotongan. Selama belum ada kuasa itu hak mereka, itu urusan mereka dengan BSG bukan dengan BTN,” tegas Adhan Dambea.

Berita Terkait:  BPBD Kota Gorontalo Bergerak Cepat Tangani Pohon Tumbang Akibat Cuaca Ekstrem

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa hubungan kreditur dengan ASN merupakan ranah pribadi antara pegawai dengan pihak bank, bukan urusan langsung dengan pemerintah daerah.

“Itu hak mereka, urusan mereka dengan bank, bukan dengan pemerintah kota,” jelasnya.

Berita Terkait:  PT. Gorontalo Minerals Salurkan 500 Paket MBG di 6 Sekolah Kabupaten Bonbol

Sebagaimana diketahui, terdapat sekitar 2.000 ASN Pemerintah Kota Gorontalo yang memiliki pinjaman di BSG. Kondisi ini menjadi perbincangan hangat setelah Pemkot Gorontalo resmi memindahkan rekening kas umum daerah (RKUD) dari BSG ke BTN.(Adv)