Kota Gorontalo

Marten Taha: Program KB Bisa Lahirkan Keluarga Tangguh

×

Marten Taha: Program KB Bisa Lahirkan Keluarga Tangguh

Share this article
Marten Taha: Program KB Bisa Lahirkan Keluarga Tangguh
Wali Kota Gorontalo, Marten Taha dalam kegiatan Intensifikasi dan Integrasi Pelayanan KBKR di Wilayah Khusus, Selasa (30/4/2024). (Foto: Fahrul Hulalata untuk HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALO – Wali Kota Gorontalo, Marten Taha menghadiri kegiatan Intensifikasi dan Integrasi Pelayanan KB/KR di Wilayah Khusus, Selasa (30/4/2024).

Berita Terkait:  Terima Mahasiswa KKN UGM, Adhan Dorong Anak Gorontalo Berani Bidik Kampus Terbaik

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Camat Kota Tengah, Kota Gorontalo ini dilaksanakan oleh Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Anak (DPPKBP3A) Kota Gorontalo.

Dalam penyampaiannya, Marten Taha mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk menciptakan ketahanan keluarga, agar nantinya anak-anak menjadi sehat, cerdas dan kuat.

Berita Terkait:  Adhan Dambea Patok Pendapatan 2027 Rp1,035 Triliun, Naik 0,02 Persen

“Sosialisasi Keluarga Berencana ini menjadi sangat penting dan strategis dalam rangka mendorong terciptanya kebahagiaan dalam rumah tangga,” kata Marten.

Dirinya menjelaskan, tujuan program Keluarga Berencana (KB) bukan sekedar menurunkan angka kelahiran semata, melainkan juga menciptakan keluarga yang tangguh, bahagia dan sejahtera.

Berita Terkait:  Pj Wali Kota Gorontalo: Mendagri Pilih Ismail Madjid, 12 Juni Dilantik

“Di mana anak-anaknya sehat, anak-anaknya cerdas dan ibu-bapaknya bahagia, sehingga keluarga menjadi tangguh,” tutur Marten.

Untuk itu, pihaknya berharap agar para orang tua, terutama pasangan usia subur untuk ikut serta dalam program KB tersebut.

Berita Terkait:  Cerita Terbentuknya Tanggidaa Group, Komunitas Bersih-bersih Viral di Medsos

Sebab, menurut Marten, jika terlalu banyak anak, ditambah lagi dengan banyaknya pekerjaan,

maka bisa saja anak yang lain tidak terurus, atau pekerjaan yang lain tidak dikerjakan.

“Oleh karena itu, angka kelahirannya dibatasi dan jarak kelahirannya juga dibatasi,” himbau Marten.

Berita Terkait:  Effendy Harap, Usulan di Musrenbang Sesuai dengan Aspirasi Warga

Untuk diketahui, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan kegiatan Sosialisasi Cegah Stunting Pada Keluarga Resiko Stunting serta Pemberian Bansos Oleh Baznas Provinsi Gorontalo.(*)

Penulis: Fahrul Hulalata/ Mahasiswa Magang UNG 

Berita Terkait:  Di Pembinaan Tata Kelola ASN, Marten Soroti Soal Netralitas