Kota Gorontalo

Adhan Ingatkan Nakes: Selamatkan Nyawa Lebih Penting daripada Urusan Administrasi

×

Adhan Ingatkan Nakes: Selamatkan Nyawa Lebih Penting daripada Urusan Administrasi

Share this article
Adhan Ingatkan Nakes: Selamatkan Nyawa Lebih Penting daripada Urusan Administrasi
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea pada upacara peringatan HUT ke-54 KORPRI tingkat Kota Gorontalo, Senin (1/12/2025).

Hargo.co.id, GORONTALO – Seluruh tenaga kesehatan (Nakes) yang bertugas di fasilitas kesehatan (Faskes) yang ada di Kota Gorontalo diingatkan Adhan Dambea untuk melayani pasien terlebih dahulu daripada urusan administrasi. Terlebih, kata Adhan, pasien yang sudah dalam keadaan kritis.

Berita Terkait:  Donor Darah HUT RI di Kota Gorontalo Lampaui Target, 81 Orang Ikut Berpartisipasi

Hal itu disampaikan Adhan Dambea pada upacara peringatan HUT ke-54 KORPRI tingkat Kota Gorontalo, Senin (1/12/2025).

“Layani dulu, baru tanya administrasi. Ini wajib untuk seluruh Faskes,” tegas Adhan Dambea ketika memberikan sambutan pada upacara peringatan HUT ke-54 KORPRI tingkat Kota Gorontalo, Senin (1/12/2025).

Berita Terkait:  Dua Anggota TACB Tarik Tanda Tangan Rekomendasi Eks Rumah Jawatan Kantor Pos, Siap Bersaksi

Instruksi ini dikeluarkan Adhan Dambea menyusul banyaknya kasus kematian warga yang dikarenakan lambannya pelayanan dari Faskes. Selain itu, menurut Adhan, sesuai instruksi Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Budi Gunadi Sadikin.

“Ini juga sesuai arahan Pak Menkes (Menteri Kesehatan) terhitung mulai 1 Desember 2024,” tegasnya.

Berita Terkait:  Tak Keberatan RUPS BSG Digelar Ulang, Adhan: Asal YSK Minta Maaf Dulu ke Rakyat Gorontalo

Adhan Dambea mengatakan, dalam situasi darurat medis, prioritas utama adalah memberikan layanan medis darurat untuk menstabilkan kondisi pasien baru terlebih dahulu.

Hal ini juga, lanjut Adhan, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit dan kode etik kedokteran. Kewajiban ini didasarkan pada prinsip kemanusiaan dan etika bahwa keselamatan jiwa harus didahulukan.

Berita Terkait:  Adhan: Jangan Biarkan Generasi Muda Rusak Lantaran Pergaulan Bebas

Proses administrasi, Adhan Dambea bilang, dapat ditunda atau diurus oleh keluarga atau pendamping pasien setelah penanganan medis awal diberikan.

“Jadi, jangan ada lagi yang tanya KTP dulu, baru dilayani,” tukas wali kota dua periode itu.

Berita Terkait:  Boring Tanah Pembangunan Kantor Wali Kota Dimulai, Adhan Turun Langsung Pantau Prosesnya

Penyampaian Adhan ini, wajib direalisasikan. Karena dia tidak pernah main-main soal kebutuhan masyarakat. Apalagi menyangkut nyawa seseorang. Jika tidak, akan menghadapi konsekuensi dan ketentuan yang ditetapkan.(Adv)