Kota Gorontalo

Sidak Subuh MBG, Wawali Indra dan Sekda Ismail Cek Kualitas Gizi dan Higienitas Dapur

×

Sidak Subuh MBG, Wawali Indra dan Sekda Ismail Cek Kualitas Gizi dan Higienitas Dapur

Share this article
Sidak Subuh MBG, Wawali Indra dan Sekda Ismail Cek Kualitas Gizi dan Higienitas Dapur
Wakil Wali Kota Gorontalo, Indra Gobel dan Sekda Ismail Madjid ketika melalukan Sidak MBG, Senin (4/5/2026).

Hargo.co.id, GORONTALO – Komitmen menjaga kualitas gizi masyarakat ditunjukkan Pemerintah Kota Gorontalo melalui inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan sejak pagi buta, Senin (4/5/2026).

Berita Terkait:  Di Daerah Lain Dipangkas, Di Kota Gorontalo Gaji Honorer Aman Hingga 2024

Wakil Wali Kota Gorontalo, Indra Gobel, bersama Sekretaris Daerah Ismail Madjid yang juga Ketua Satgas MBG, turun langsung meninjau tiga dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kelurahan Limba U I, Libuo, dan Biawu.

Sidak ini difokuskan pada pengecekan standar operasional, kualitas gizi, hingga sistem pengawasan di lapangan agar seluruh proses berjalan sesuai ketentuan.

Berita Terkait:  Usai Ramadan, Pemkot Gorontalo akan Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas

Indra Gobel menegaskan, pengawasan sejak tahap awal menjadi kunci untuk mencegah persoalan yang dapat berdampak pada kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.

“Pengawasan harus ketat sejak awal. Kalau ada masalah, tentu yang disorot adalah pimpinan daerah. Karena itu kami pastikan semuanya berjalan sesuai aturan,” ujarnya.

Berita Terkait:  Gelar Rapat Rutin, PKK Kota Gorontalo Bahas Empat Hal Ini

Dari hasil peninjauan, ditemukan kondisi yang beragam di tiap lokasi. Beberapa dapur diketahui baru beroperasi sekitar dua pekan, sementara lainnya telah berjalan hingga tiga bulan.

Salah satu catatan penting muncul dari temuan bau tidak sedap pada instalasi pengolahan air limbah (IPAL) di salah satu dapur.

Berita Terkait:  Sidak Jelang Lebaran, Pemkot Gorontalo Pastikan Stok Aman dan Harga Terkendali

Temuan tersebut langsung menjadi perhatian dan akan ditindaklanjuti oleh tim Satgas sesuai prosedur teknis.

Indra menegaskan, seluruh hasil pengawasan akan diproses berdasarkan rekomendasi lintas instansi, termasuk Dinas Kesehatan dan Dinas PUPR. Jika ditemukan ketidaksesuaian standar, maka langkah tegas akan diambil.

Berita Terkait:  Adhan Dambea Minta Dana Kelurahan Jadi Motor Pemberdayaan Warga

“Sudah ada sekitar sepuluh dapur MBG yang ditutup karena tidak memenuhi kelayakan. Setiap laporan kami teruskan ke pemerintah pusat untuk diputuskan apakah perlu disuspensi,” jelasnya.

Selain aspek teknis, ia juga menyoroti masih rendahnya jumlah penerima manfaat program MBG di Kota Gorontalo.

Berita Terkait:  Inflasi Kota Gorontalo Terendah se-Indonesia, Marten-Ryan Cetak Sejarah

Menurutnya, hal ini perlu menjadi perhatian agar program dapat berjalan lebih optimal dan tepat sasaran.

Sementara itu, dari sisi ketersediaan bahan pangan, pemerintah memastikan kondisi masih aman dan belum berdampak pada inflasi daerah.

Berita Terkait:  Pemkot dan BPJS Gorontalo Teken MoU Terkait Perlindungan Bagi Pekerja

“Pasokan bahan masih cukup karena penerima manfaat belum banyak. Saat ini fokus kita memastikan semua berjalan sesuai petunjuk teknis, mulai dari higienitas bangunan hingga kelancaran operasional. Soal inflasi akan menjadi perhatian berikutnya,” pungkasnya.(Adv)