HeadlineKota Gorontalo

Dikritik Warga Enggan Hadiri Kedukaan, Lurah Lekobalo Berdalih Tabrakan Acara

×

Dikritik Warga Enggan Hadiri Kedukaan, Lurah Lekobalo Berdalih Tabrakan Acara

Share this article
Dikritik Warga Enggan Hadiri Kedukaan, Lurah Lekobalo Berdalih Tabrakan Acara
Kantor Kelurahan Lekobalo. (Foto: Ramadhan98/Wikipedia)

Hargo.co.id, GORONTALO – Lurah Lekobalo, Fatmawaty Daud mendapat kritikan pedas dari warganya.

Berita Terkait:  Diskotik Tiara Hangus Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Kritikan dilayangkan warga lantaran sang lurah diduga enggan menghadiri kedukaan, jika ada warga Lekobalo yang meninggal dunia.

“Pak tolong sampaikan ke Pak Wali. Ada lurah dikelurahan Lekobalo, beliau tidak jaga hadir dalam acara kematian/pemakaman, yg mewakili pemerintah kelurahan tdk ada,” tulis warga Lekobalo yang namanya enggan dipublish, melalui pesan singkat ke salah satu media online di Gorontalo.

Berita Terkait:  Usai Upacara 17 Agustus, Pasar Sentral Mulai Dioperasikan

Menurut sumber tadi, alasan sakit kerap menjadi dalih sang lurah apabila dirinya tak hadir di kedukaan.

“Baru” saja ada kematian dikelurahan Lekobalo, lurah tidak hadir, alasan sakit. Memang lurah dilekobalo ini Pak, menghindari sambutan,” tulis sumber dalam pesan berikutnya.

Berita Terkait:  Diduga Gelapkan Dana Rp. 600 Juta, 4 Karyawan PT. CLMS Dipolisikan

Dia juga bilang, lurah lebih rajin hadir ketika ada acara hajatan seperti pesta perkawinan.

“Kalau pesta nomor 1 lurah. Klw kematian, tdk jaga hadir,” tulis sumber itu lagi dan menambahkan bahwa masyarakat di Lekobalo sudah tak menyukai kepemimpinan sang lurah.

Berita Terkait:  Lima Keutamaan Ramadan Berdasarkan Huruf Penyusunnya

Lurah Lekobalo, Fatmawaty Daud ketika dikonfirmasi awak media tak membantah tudingan warga kepada dirinya. Hanya saja, menurut Fatmawaty, ketidak hadirannya di kedukaan bukan karena disengaja.

“Saya tidak hadir karena kadang tabrakan acara, seperti rapat atau acara lainnya yang penting yang tdk bisa diwakili. Saya juga sempat datang mengunjungi pihak keluarga yang berduka. Kadang saya juga suruh wakili sama sekretaris atau staf,” tandas Fatmawaty dikonfirmasi melalui telepon aplikasi WhatsApp, Jumat (30/1/2026).

Berita Terkait:  Reklame Liar Disapu Bersih, Satpol PP Turun Tangan Tata Wajah Kota Gorontalo

Alasan lain tak hadir dalam kedukaan, lanjut Fatmawaty, karena terkadang informasi tak sampai kepada dirinya.

“Kebanyakan di hari libur, pak. Tidak ada informasi ke saya. Kalau yang kedukaan barusan benar saya tidak hadir, karena sakit,” tutur Fatmawaty.(Ndi)

Berita Terkait:  Era Adhan-Indra, Pengelolaan Keuangan Pemkot Gorontalo Kembali Diganjar WTP