Hargo.co.id, GORONTALO – Lurah Lekobalo, Fatmawaty Daud mendapat kritikan pedas dari warganya.
Kritikan dilayangkan warga lantaran sang lurah diduga enggan menghadiri kedukaan, jika ada warga Lekobalo yang meninggal dunia.
“Pak tolong sampaikan ke Pak Wali. Ada lurah dikelurahan Lekobalo, beliau tidak jaga hadir dalam acara kematian/pemakaman, yg mewakili pemerintah kelurahan tdk ada,” tulis warga Lekobalo yang namanya enggan dipublish, melalui pesan singkat ke salah satu media online di Gorontalo.
Menurut sumber tadi, alasan sakit kerap menjadi dalih sang lurah apabila dirinya tak hadir di kedukaan.
“Baru” saja ada kematian dikelurahan Lekobalo, lurah tidak hadir, alasan sakit. Memang lurah dilekobalo ini Pak, menghindari sambutan,” tulis sumber dalam pesan berikutnya.
Dia juga bilang, lurah lebih rajin hadir ketika ada acara hajatan seperti pesta perkawinan.
“Kalau pesta nomor 1 lurah. Klw kematian, tdk jaga hadir,” tulis sumber itu lagi dan menambahkan bahwa masyarakat di Lekobalo sudah tak menyukai kepemimpinan sang lurah.
Lurah Lekobalo, Fatmawaty Daud ketika dikonfirmasi awak media tak membantah tudingan warga kepada dirinya. Hanya saja, menurut Fatmawaty, ketidak hadirannya di kedukaan bukan karena disengaja.
“Saya tidak hadir karena kadang tabrakan acara, seperti rapat atau acara lainnya yang penting yang tdk bisa diwakili. Saya juga sempat datang mengunjungi pihak keluarga yang berduka. Kadang saya juga suruh wakili sama sekretaris atau staf,” tandas Fatmawaty dikonfirmasi melalui telepon aplikasi WhatsApp, Jumat (30/1/2026).
Alasan lain tak hadir dalam kedukaan, lanjut Fatmawaty, karena terkadang informasi tak sampai kepada dirinya.
“Kebanyakan di hari libur, pak. Tidak ada informasi ke saya. Kalau yang kedukaan barusan benar saya tidak hadir, karena sakit,” tutur Fatmawaty.(Ndi)












