Kota Gorontalo

Kantor Wali Kota Baru Masuk Skala Super Prioritas

×

Kantor Wali Kota Baru Masuk Skala Super Prioritas

Share this article
Kantor Wali Kota Baru Masuk Skala Super Prioritas
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea didampingi Wawali Indra Gobel, dan Sekda Ismail Madjid pada kegiatan forum perangkat daerah RKPD tahun 2027, Rabu (1/4/2026). (Foto: Prokopim)

Hargo.co.id, GORONTALOPemerintah Kota Gorontalo mulai mengarahkan fokus pembangunan jangka menengah pada satu proyek besar, pembangunan kantor wali kota yang baru.

Berita Terkait:  Dari Parkir ke Pembangunan: Peran dan Eksistensi Retribusi Parkir di Kota Gorontalo

Proyek ini resmi diposisikan sebagai agenda super prioritas dalam rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) tahun 2027.

Penegasan tersebut disampaikan Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, saat membuka forum perangkat daerah yang digelar di halaman Kantor Wali Kota, Rabu (1/4/2026).

Berita Terkait:  Kian Gacor! Kota Gorontalo Masuk 10 Besar Daerah Maju di Luar Jawa, Adhan-Indra Kampiun

Menurutnya, pembangunan kantor baru bukan sekadar kebutuhan fisik, tetapi langkah strategis untuk memperkuat sistem pelayanan publik.

“Ini bukan hanya soal gedung, tapi bagaimana kita menghadirkan pusat pemerintahan yang lebih representatif, terintegrasi, dan mampu meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat,” ujar Adhan Dambea.

Berita Terkait:  Program Pengendalian Banjir di Kota Gorontalo Masuk Fase Pengadaan Lahan

Ia mengungkapkan, proyek tersebut telah melalui tahap perencanaan yang matang dan akan mulai direalisasikan secara bertahap. Pada tahun awal, pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp30 miliar yang bersumber dari APBD sebagai fondasi pembangunan.

Meski demikian, Adhan Dambea menegaskan bahwa prioritas ini tidak berarti mengabaikan sektor lain.

Berita Terkait:  Mundur dari PAN, Indra Gobel Pilih Bergabung Gerindra

Pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan dan fasilitas publik tetap berjalan, namun dengan pendekatan yang lebih selektif dan terukur.

“Kondisi fiskal kita terbatas, jadi semua perangkat daerah harus cermat menentukan program. Tidak semua bisa dijalankan sekaligus, harus berbasis skala prioritas,” tegasnya.

Berita Terkait:  Lima Nama Ini Berpotensi Jabat Plt Sekda Kota Gorontalo

Ia juga menyoroti pentingnya forum perangkat daerah sebagai ruang sinkronisasi antara perencanaan program dan kemampuan keuangan daerah.

Selain mengandalkan APBD, Pemkot Gorontalo membuka peluang pembiayaan alternatif guna menjaga kesinambungan pembangunan.

Berita Terkait:  Tiga Nama Ruas Jalan Resmi Diganti, Pemkot Gorontalo Angkat Nilai Perjuangan Tokoh Bangsa

Di tengah kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat yang berdampak pada berkurangnya dana transfer ke daerah, pemerintah kota dituntut lebih adaptif dan inovatif dalam merancang program pembangunan.

Bagi Adhan Dambea, pembangunan kantor wali kota merupakan salah satu target besar yang ingin diwujudkan selama masa kepemimpinannya.

Berita Terkait:  Dinas Perdagin Ajak Generasi Muda Berwirausaha di Pasar Sentral

Ia berharap proyek tersebut dapat menjadi warisan pembangunan yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

“Ini adalah cita-cita yang ingin kita wujudkan bersama. Harapannya, sebelum masa jabatan berakhir, Kota Gorontalo sudah memiliki kantor wali kota yang baru,” ungkapnya.

Berita Terkait:  BAZNAS Kota Gorontalo Salurkan Zakat Fitrah ke 4.793 Mustahiq, Nilainya Capai Rp. 723 Juta

Ia pun mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan tidak lepas dari kerja kolektif seluruh aparatur pemerintah. Sinergi dan komitmen bersama menjadi kunci dalam mewujudkan program-program prioritas daerah.

“Semua capaian adalah hasil kerja bersama. Karena itu, mari tetap solid dan bekerja maksimal untuk kepentingan masyarakat,” pungkasnya.(Adv) 

Berita Terkait:  Wakili Gorontalo Sebagai Agen Stunting, Kader BKB Ini Dianugerahi Penghargaan Menko PMK