Kota Gorontalo

Kantor Wali Kota Baru Masuk Skala Super Prioritas

×

Kantor Wali Kota Baru Masuk Skala Super Prioritas

Share this article
Kantor Wali Kota Baru Masuk Skala Super Prioritas
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea didampingi Wawali Indra Gobel, dan Sekda Ismail Madjid pada kegiatan forum perangkat daerah RKPD tahun 2027, Rabu (1/4/2026). (Foto: Prokopim)

Hargo.co.id, GORONTALOPemerintah Kota Gorontalo mulai mengarahkan fokus pembangunan jangka menengah pada satu proyek besar, pembangunan kantor wali kota yang baru.

Berita Terkait:  Pupuk dan Pestisida Ilegal Marak Beredar

Proyek ini resmi diposisikan sebagai agenda super prioritas dalam rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) tahun 2027.

Penegasan tersebut disampaikan Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, saat membuka forum perangkat daerah yang digelar di halaman Kantor Wali Kota, Rabu (1/4/2026).

Berita Terkait:  Kaban Keuangan Pemkot Imbau Warga Segera Lunasi PBB, Batas Waktu 31 Oktober

Menurutnya, pembangunan kantor baru bukan sekadar kebutuhan fisik, tetapi langkah strategis untuk memperkuat sistem pelayanan publik.

“Ini bukan hanya soal gedung, tapi bagaimana kita menghadirkan pusat pemerintahan yang lebih representatif, terintegrasi, dan mampu meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat,” ujar Adhan Dambea.

Berita Terkait:  Inflasi yoy Kota Gorontalo 3,15 Persen, Ini Penyebabnya

Ia mengungkapkan, proyek tersebut telah melalui tahap perencanaan yang matang dan akan mulai direalisasikan secara bertahap. Pada tahun awal, pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp30 miliar yang bersumber dari APBD sebagai fondasi pembangunan.

Meski demikian, Adhan Dambea menegaskan bahwa prioritas ini tidak berarti mengabaikan sektor lain.

Berita Terkait:  Hadiri Penutupan The Last of Katupat Day, Camat Kota Timur Imbau Warga Berperan Tangani Sampah

Pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan dan fasilitas publik tetap berjalan, namun dengan pendekatan yang lebih selektif dan terukur.

“Kondisi fiskal kita terbatas, jadi semua perangkat daerah harus cermat menentukan program. Tidak semua bisa dijalankan sekaligus, harus berbasis skala prioritas,” tegasnya.

Berita Terkait:  BAZNAS Kota Gorontalo Salurkan Zakat Fitrah ke 4.793 Mustahiq, Nilainya Capai Rp. 723 Juta

Ia juga menyoroti pentingnya forum perangkat daerah sebagai ruang sinkronisasi antara perencanaan program dan kemampuan keuangan daerah.

Selain mengandalkan APBD, Pemkot Gorontalo membuka peluang pembiayaan alternatif guna menjaga kesinambungan pembangunan.

Berita Terkait:  Pemkot Gorontalo Segera Perbaiki Sejumlah Jalan yang Rusak

Di tengah kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat yang berdampak pada berkurangnya dana transfer ke daerah, pemerintah kota dituntut lebih adaptif dan inovatif dalam merancang program pembangunan.

Bagi Adhan Dambea, pembangunan kantor wali kota merupakan salah satu target besar yang ingin diwujudkan selama masa kepemimpinannya.

Berita Terkait:  BKPP Kota Gorontalo: Pembatalan Tujuh PPPK Sesuai Mekanisme

Ia berharap proyek tersebut dapat menjadi warisan pembangunan yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

“Ini adalah cita-cita yang ingin kita wujudkan bersama. Harapannya, sebelum masa jabatan berakhir, Kota Gorontalo sudah memiliki kantor wali kota yang baru,” ungkapnya.

Berita Terkait:  Majukan Organisasi, KORPRI Kota Gorontalo Diharap Kerjasama dengan Lembaga Terkait

Ia pun mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan tidak lepas dari kerja kolektif seluruh aparatur pemerintah. Sinergi dan komitmen bersama menjadi kunci dalam mewujudkan program-program prioritas daerah.

“Semua capaian adalah hasil kerja bersama. Karena itu, mari tetap solid dan bekerja maksimal untuk kepentingan masyarakat,” pungkasnya.(Adv) 

Berita Terkait:  RPJMD 2025-2029 Disesuaikan dengan Visi dan Misi Pimpinan Daerah Terpilih