Hargo.co.id, GORONTALO – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Gorontalo pada Jumat (15/5/2026) memicu terjadinya pohon tumbang di sejumlah titik dan sempat mengganggu aktivitas masyarakat serta arus lalu lintas.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Gorontalo langsung bergerak melakukan penanganan setelah menerima laporan kejadian dari warga melalui Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB).
Kepala BPBD Kota Gorontalo, Hendri Ticoalu, mengatakan laporan pertama diterima sekitar pukul 14.20 Wita dan tim segera diterjunkan ke lokasi sekitar 10 menit kemudian.
“Curah hujan tinggi yang disertai angin kencang menyebabkan beberapa pohon tumbang di wilayah Kota Gorontalo. Tim langsung bergerak melakukan evakuasi agar tidak membahayakan masyarakat,” kata Hendri.
BPBD mencatat sedikitnya empat lokasi terdampak pohon tumbang, masing-masing di Jalan Sam Ratulangi, Kelurahan Limba U I, Kecamatan Kota Selatan, Jalan Rusli Datau, Kelurahan Dulomo Selatan, Kecamatan Kota Utara, Jalan Adam Zakaria, Kelurahan Wongkaditi Timur, Kecamatan Kota Utara, serta Jalan Wolter Monginsidi, Kelurahan Pohe, Kecamatan Hulonthalangi.
Dari sejumlah titik tersebut, kondisi paling parah terjadi di Jalan Sam Ratulangi dan Jalan Rusli Datau
karena batang pohon menutup seluruh badan jalan sehingga arus kendaraan sempat lumpuh sementara.
Selain menghambat akses jalan, satu unit sepeda motor di Jalan Sam Ratulangi dilaporkan mengalami kerusakan setelah tertimpa pohon. Sementara di Jalan Wolter Monginsidi, pohon tumbang juga mengakibatkan kerusakan pada instalasi PDAM.
Di lokasi lainnya, tepatnya di Jalan Adam Zakaria, atap dapur salah satu rumah warga mengalami kerusakan ringan akibat tertimpa pohon.
Meski demikian, Hendri memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam seluruh kejadian tersebut.
“Untuk korban jiwa dan luka-luka nihil,” tegasnya.
Dalam proses penanganan, BPBD Kota Gorontalo melibatkan berbagai unsur lintas sektor. Aparat kepolisian turut membantu pengaturan lalu lintas selama proses evakuasi berlangsung, sementara pemerintah kecamatan dan kelurahan ikut mendukung percepatan penanganan di lapangan.
Tim gabungan melakukan pemotongan batang pohon dan pembersihan material yang menutup akses jalan maupun area permukiman warga.
Hendri menjelaskan, penanganan di Jalan Sam Ratulangi dilakukan bersama aparat Kecamatan Kota Selatan dan pemerintah kelurahan setempat. Sedangkan di Jalan Rusli Datau, proses evakuasi melibatkan BPBD, Samapta Polda Gorontalo, PLN, serta aparat wilayah.
Sementara itu, kerusakan instalasi PDAM di Jalan Wolter Monginsidi langsung ditangani oleh pihak PDAM bersama pemerintah setempat.
“Untuk pohon tumbang di Jalan Adam Zakaria belum dapat dilakukan penanganan karena lokasi masih tergenang banjir. Evakuasi akan dilaksanakan setelah kondisi memungkinkan,” ujar Hendri.
Seluruh proses penanganan pohon tumbang di sejumlah titik tersebut berhasil diselesaikan sekitar pukul 19.00 Wita.
Penanganan melibatkan BPBD Kota Gorontalo, Samapta Polda Gorontalo, aparat kecamatan dan kelurahan, Babinsa, hingga Bhabinkamtibmas.(Adv)












