Kota Gorontalo

Adhan: Keberadaan Komunitas Purna Bakti Sangat Penting

×

Adhan: Keberadaan Komunitas Purna Bakti Sangat Penting

Sebarkan artikel ini
Adhan_ Keberadaan Komunitas Purna Bakti Sangat Penting
Suasana pelaksnaan halal bihalal Komunitas Purna Bakti Kota Gorontalo, Ahad (13/4/2025).

Hargo.co.id, GORONTALO – Pemerintah Kota Gorontalo menggelar kegiatan Halal Bihalal bersama Komunitas Purna Bakti Kota Gorontalo, yang dirangkaikan dengan syukuran atas pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Gorontalo periode 2025–2030, Ahad (13/4/2025).

Berita Terkait:  BAZNAS Verifikasi 10 Mahyani yang Dibangun 2024 For Dipasangi Listrik dan Air Bersih

Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea pada kesempatan itu menegaskan pentingnya keberadaan Komunitas Purna Bakti sebagai bentuk apresiasi terhadap para pegawai yang telah menyelesaikan masa tugas.

Selain itu, ia juga menyoroti perlunya penataan ulang sistem kerja di lingkungan pemerintah kota.

Berita Terkait:  Ciptakan Kota Gorontalo yang Nyaman, Pemkot Musnahkan Ribuan Botol Miras

“Selama enam bulan ini, saya akan melakukan pemantauan langsung terhadap kinerja para pegawai. Penempatan jabatan harus sesuai keahlian, bukan karena setoran atau kepentingan pribadi,” ujarnya.

Adhan Dambea juga mengingatkan kepada lurah agar lebih memahami kondisi warga secara langsung, bukan sekadar menikmati posisi.

Berita Terkait:  Jelang Idul Adha, Pemkot Intensifkan Pengawasan dan Pengendalian Penyakit Hewan Kurban

“Lurah harus tahu siapa yang belum makan hari ini dan siapa yang sedang sakit. Kita adalah pelayan rakyat. Jangan hanya duduk menikmati jabatan. Sebagai politisi, tidak ada kata istirahat selain nanti ketika sudah di dalam kubur,” tegasnya.

Sebagai langkah peningkatan komunikasi internal, Pemerintah Kota berencana kembali menggunakan alat komunikasi handy talky (HT) agar informasi dapat tersampaikan tanpa kendala jaringan atau data.

Berita Terkait:  Belum Genap Setahun Memimpin, Adhan-Indra Sukses Tingkatkan IPM

Dalam kesempatan yang sama, ia juga menyinggung berbagai persoalan strategis yang tengah dihadapi Kota Gorontalo, mulai dari pengelolaan APBD, persoalan kepegawaian, hingga penataan infrastruktur.

Tak luput, ia juga menyinggung persoalan penertiban pedagang kaki lima yang berjualan di trotoar.

Berita Terkait:  Satgas PAD Diperkuat, Indra Gobel Tekankan Target Rp447 Miliar Bukan Sekadar Angka

“Silakan berjualan malam hari, tapi dihimbau pada waktu pagi hari sudah harus bersih. Kita harus jaga ketertiban bersama,” imbaunya.

Menanggapi kondisi perekonomian yang dinilai sedang sulit, Pemkot Gorontalo akan terus menyediakan ruang dan fasilitas bagi masyarakat agar tetap produktif. Salah satu langkahnya adalah menyediakan area khusus bagi warga yang ingin berjualan, seperti saat kegiatan jalan sehat di akhir pekan (Road Sport) yang dicanangkan pagi tadi.

Berita Terkait:  Sebut Ada Oknum Jaksa Diduga Terima Suap, Adhan: Saya Punya Bukti

“Ini bagian dari upaya menghidupkan ekonomi rakyat kecil. Penjual nasi kuning, nasi goreng, bubur kacang ijo semuanya punya kesempatan untuk hidup kembali,” pungkasnya. (MG-01)