JawaPos.com SAMARINDA – Jajaran Polresta Samarinda, Kalimantan Timur kini tengah menindaklanjuti sebuah video yang diunggah di media sosial Facebook.
Video berdurasi 45 detik sempat bikin heboh. Pasalnya, dalam rekaman tersebut menggambarkan arak-arakan pasangan tanpa busana yang diunggah di Facebook pukul 08.00 WITA, Kamis (15/7).
Sepasang muda-mudi berusia kepala dua diarak tanpa busana oleh puluhan warga. Di tepi jalan raya nan ramai, keduanya menunduk menenggelamkan muka.
Sejoli itu berjalan tanpa henti sembari menutupi organ vital dengan kedua tangan. Warga yang jahil berusaha memegang bagian paling tertutup si perempuan yang berambut panjang.
Arak-arakan pasangan bugil yang diduga indehoy di semak-semak tersebut direkam banyak kamera.
Sang gadis berkulit cerah terus menangis di antara sorak-sorai peserta konvoi. Pasangannya yang bertubuh jangkung tak bisa berbuat apa-apa. Poninya berhasil menutupi seluruh wajah si lelaki. Belum diketahui waktu dan tempat peristiwa itu direkam. Namun, para “aktor†yang terlibat dalam video menggunakan bahasa Indonesia.
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Setyobudi Dwiputro membenarkan hal itu. Kepolisian sudah mencari pemilik akun bernama Erlina Ilyas.
Dapat dipastikan, akun tersebut yang pertama kali mengunggah rekaman ke dunia maya.
“Kendati bukan pemilik akun yang merekam, dia berperan dalam penyebaran,†kata perwira pemilik tiga melati di pundaknya itu seperti yang dilansir Kaltim Post (Jawa Pos Group), Minggu (17/7). (jpg/hargo)
