Hantam Tumpukan Batu, Warga Dunggaliyo Tewas

×

Hantam Tumpukan Batu, Warga Dunggaliyo Tewas

Share this article
Sepeda motor yang dikendarai korban saat diamankan petugas Polres Gorontalo di TKP. (FOTO : Andi/GP)

Hargo.co.id GORONTALO – Onu Bagu (20), warga Desa Ayuhula, Kecamatan Dunggaliyo merenggang nyawa setelah menghantam tumpukan batu yang berada di bahu jalan. Onu Bagu mengalami kecelakaan tunggal di jalan Desa Pilolalenga, Kecamatan Dungaliyo, Kabupaten Gorontalo, Selasa, (26/7) sekitar pukul 19.00 Wita. Peristiwa ini sempat membuat warga sekitar heboh.

Informasi yang dirangkum Gorontalo Post (group hargo), kejadian berawal ketika Ono mengendarai sepeda motor hendak pulang ke rumahnya di Desa Ayuhula. Ia berboncengan dengan rekannya, Martin Yusuf, (30).

Saat melintas tepat di depan SMK Negeri Dungaliyo, Ono melaju dengan sepeda motor tanpa plat nomor kendaraan itu tiba-tiba saja oleng. Celakanya saat itu diduga laju kendaraan Onu cukup kencang.
Akibatnya ia kehilangan kendali. Sepeda motornya melebar ke kiri jalan hingga menghantam tumpukan material batu yang berada di depan sekolah tersebut.

Warga sekitar lokasi langsung berhamburan, berlari melihat kondisi Onu dan Martin. Cepat-cepat warga berupaya melarikan mereka ke Puskesmas Dunggaliyo. Dari Puskemas, Onu kemudian di rujuk ke RS MM Dunda Limboto Sayangnya nyawa Onu tak lagi terselamatkan.

Ia tewas sebelum tiba di Rumah sakit akibat luka parah di bagian dahi serta batok kepalanya retak. Ada pun Martin Jusuf berhasil selamat. Martin hanya mengalami luka lecet di bagian tangan. Setelah tiba di Puskesmas ia langsung mendapatkan P3K.

Kabid Humas Polda Gorontalo AKBP S. Bagus Santoso mengatakan, usai menerima informasi tersebut, petugas dari Polres Gorontalo secepatnya ke TKP. Petugas langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), berikut mengamankan kendaraan yang digunakan korban.

“Kasusnya sudah ditangani Polres Gorontalo. Sementara korban sendiri sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk dikebumikan,” pungkasnya. (tr-53/ar/hargo)