Advertorial

Kakanwil Kemenhaj Tekankan Istitha’ah Kesehatan dan Penguatan Niat Jemaah Haji 2027

×

Kakanwil Kemenhaj Tekankan Istitha’ah Kesehatan dan Penguatan Niat Jemaah Haji 2027

Share this article
Kakanwil Kemenhaj Tekankan Istitha’ah Kesehatan dan Penguatan Niat Jemaah Haji 2027
Kakanwil Kemenhaj Gorontalo, Dr. H. Mansur Basir, M.H., saat memberikan materi tentang kebijakan pemerintah dalam pelaksanaan haji dan umrah pada kegiatan manasik haji KBIHU Multazam, Ahad (16/8/2026).

Hargo.co.id, GORONTALO – Persiapan pelaksanaan ibadah haji 1448 Hijriah atau 2027 mulai ditekankan sejak jauh hari. Para calon jemaah haji diingatkan tidak hanya mempersiapkan administrasi dan kemampuan fisik, tetapi juga memastikan kondisi kesehatan serta memantapkan niat sebelum keberangkatan.

Berita Terkait:  Tim Program BIMA Kemendikbud Ristek RI, Gelar Penelitian Potensi Kelapa Sawit di Boalemo

Pesan tersebut disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Gorontalo, Dr. H. Mansur Basir, M.H., saat memberikan materi tentang kebijakan pemerintah dalam pelaksanaan haji dan umrah pada kegiatan manasik haji KBIHU Multazam, Ahad (16/8/2026).

Dalam kesempatan itu, Mansur menegaskan bahwa aspek kesehatan menjadi salah satu persyaratan penting yang harus dipenuhi calon jemaah.

Berita Terkait:  TASPEN Salurkan Pembayaran Gaji ke-13 Pensiunan ASN: Mulai 2 Juni, Lewat 46 Mitra Bayar di Seluruh Indonesia

Pemerintah Arab Saudi maupun ketentuan penerbangan internasional mensyaratkan jemaah berada dalam kondisi yang layak untuk melakukan perjalanan dan menjalankan rangkaian ibadah haji.

Untuk itu, calon jemaah diminta mengikuti seluruh tahapan pemeriksaan kesehatan secara serius. Mereka juga diimbau terbuka mengenai riwayat penyakit maupun kondisi kesehatan yang sedang dialami.

Berita Terkait:  Peduli Korban Bencana di Gorontalo, Gobel Group Salurkan Bantuan Logistik Hingga Laundry Gratis

“Jemaah dengan kondisi medis tertentu yang tidak diperbolehkan terbang tidak akan diberikan surat kelayakan terbang atau fit to fly,” jelas Mansur.

Menurutnya, kejujuran dalam pemeriksaan kesehatan penting agar keselamatan jemaah tetap menjadi prioritas.
Berita Terkait:  Bareng Pertamina Patra Niaga, Pemprov Sulsel Sidak SPBU di Wilayah Makassar

Persyaratan tersebut bukan sekadar formalitas administrasi, melainkan bagian dari upaya memastikan jemaah mampu menjalani perjalanan dan ibadah haji dengan aman.

Selain kesehatan, Mansur meminta calon jemaah mulai mempersiapkan diri secara mental dan spiritual.

Berita Terkait:  Distribusi LPG 3 Kg di Sulsel Dievaluasi, Pertamina Patra Niaga Perkuat Pengawasan Hingga Pangkalan

Dengan waktu keberangkatan yang masih sekitar tujuh bulan, jemaah dinilai memiliki kesempatan cukup untuk memperkuat niat sekaligus mempersiapkan seluruh kebutuhan haji.

Ia menilai niat yang kuat menjadi fondasi penting dalam menjalani seluruh proses ibadah.

Berita Terkait:  TASPEN Serahkan Manfaat UDW kepada Ahli Waris Almarhum Mohamad Kilat Wartabone

Kesiapan tersebut diharapkan turut mendorong jemaah lebih disiplin dalam menyelesaikan berbagai tahapan, mulai dari pemeriksaan kesehatan, pengurusan dokumen perjalanan hingga proses pelunasan biaya haji.

“Jangan meremehkan kekuatan niat. Niat merupakan awal dari setiap ibadah dan menjadi salah satu fondasi dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji,” tegasnya.

Berita Terkait:  Pertamina Patra Niaga Sulawesi Dorong Budaya Kerja Sehat lewat Mental Health Day 2026

Di hadapan para calon jemaah, Mansur juga mengingatkan agar kegiatan manasik tidak dipandang sekadar sebagai kewajiban.

Bimbingan tersebut menjadi kesempatan untuk memperdalam pemahaman mengenai tata cara, ketentuan,
Berita Terkait:  Kabar Baik! Harga BBM Tak Berubah Per 1 April, Pertamina Jaga Stok dan Distribusi Nasional

hingga berbagai kondisi yang kemungkinan dihadapi selama berada di Tanah Suci.

Ia meminta jemaah tetap konsisten mengikuti seluruh jadwal manasik meski harus membagi waktu dengan aktivitas sehari-hari.

Berita Terkait:  Demo Anarkis di Pohuwato, PT. PETS: 2.200 Penambang Sudah Terima Tali Asih

Dengan persiapan yang dilakukan sejak dini, calon jemaah diharapkan tidak hanya siap secara administratif, tetapi juga sehat secara fisik,

matang secara mental, serta memiliki pemahaman yang cukup untuk menjalankan ibadah haji secara tertib dan maksimal. (Rls) 

Berita Terkait:  Gelar Rapat Perdana, Sekwan Boalemo Perkuat Kerja Kolektif AKD