Advertorial

Gandeng Pemuda Makassar, Pertamina Patra Niaga Sulap Limbah Segel Tangki Jadi Tempat Sampah

×

Gandeng Pemuda Makassar, Pertamina Patra Niaga Sulap Limbah Segel Tangki Jadi Tempat Sampah

Share this article
Gandeng Pemuda Makassar, Pertamina Patra Niaga Sulap Limbah Segel Tangki Jadi Tempat Sampah
Tempat sampah yang diolah dari Limbah Segel Tangki.

Hargo.co.id, SULSEL – Limbah plastik dari aktivitas operasional Pertamina Integrated Terminal (IT) Makassar kini tidak sekadar menjadi sampah. Melalui inovasi pengolahan limbah non-B3, plastik bekas segel tangki diubah menjadi berbagai produk bernilai guna, mulai dari tempat sampah hingga furnitur.

Berita Terkait:  Pertamina Patra Niaga Siapkan UMKM Gorontalo Lebih Mandiri dan Berdaya Saing

Inisiatif tersebut dikembangkan Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui IT Makassar dengan menggandeng kelompok pemuda yang bergerak di bidang lingkungan, di antaranya Bio Urban dan Payabo.Id.

Setiap bulan, kegiatan operasional IT Makassar menghasilkan sekitar 143,5 kilogram limbah plastik segel tangki. Limbah tersebut dikumpulkan untuk kemudian melalui proses pencacahan dan pengolahan hingga dapat dimanfaatkan kembali menjadi produk baru.

Berita Terkait:  Prioritaskan 'Fairness', Progres Realisasi Tali Asih PGP Capai 73 Persen

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong pengelolaan sampah secara mandiri di tengah tantangan pengelolaan sampah perkotaan di Makassar, termasuk kondisi penutupan TPA Antang.

Salah satu hasil awal program tersebut berupa tempat sampah dengan desain bernuansa kuning dan biru. Sejumlah produk telah ditempatkan di beberapa titik di Kelurahan Tamalabba, Kecamatan Ujung Tanah, termasuk kawasan Kodaeral VI yang menjadi salah satu lokasi pencacahan limbah segel.
Berita Terkait:  Warga Wumialo: Torang So deng Sawaludin

Tempat sampah hasil daur ulang itu juga digunakan di sejumlah area IT Makassar. Selain memiliki fungsi praktis, keberadaannya menjadi sarana edukasi bagi pekerja maupun tamu mengenai pentingnya memilah, mengolah, dan memanfaatkan kembali limbah.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan

Berita Terkait:  Pertamina dan Hiswana Migas Salurkan 1.000 Paket Sembako untuk Korban Gempa Sigi

pengolahan limbah tersebut membuktikan bahwa sampah dari kegiatan operasional masih dapat memiliki nilai apabila dikelola dengan inovasi dan melibatkan masyarakat.

“Kami ingin menunjukkan bahwa limbah yang dihasilkan dari kegiatan operasional tidak selalu berakhir sebagai sesuatu yang tidak bernilai. Dengan inovasi dan kolaborasi bersama masyarakat, limbah plastik segel ini dapat diolah menjadi produk yang memiliki fungsi, nilai estetika, sekaligus memberikan manfaat ekonomi,” ujar Lilik.

Berita Terkait:  Pasca Penetapan Pemilu, Warga Gorontalo Diminta Jaga Stabilitas Kamtibmas Daerah

Menurutnya, keterlibatan kelompok pemuda dan masyarakat menjadi elemen penting dalam memastikan gerakan pengelolaan lingkungan tidak berhenti pada kegiatan seremonial.

Kolaborasi dengan Bio Urban, Payabo.Id, serta masyarakat Kelurahan Tamalabba diharapkan dapat membangun kesadaran bahwa persoalan limbah merupakan tanggung jawab bersama.

Berita Terkait:  Jika Kelak Terpilih, Sawaludin: Perjuangkan Aspirasi Warga Wajib Hukumnya

“Kolaborasi ini menjadi contoh bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat diwujudkan melalui aksi nyata. Kami berharap inovasi ini tidak berhenti pada produk yang dihasilkan, tetapi juga dapat menumbuhkan kesadaran bahwa pengelolaan limbah merupakan tanggung jawab bersama,” kata Lilik.

Program tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Pertamina dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs).

Berita Terkait:  Komit Utamakan Keselamatan Pekerja, PGP Catatkan 5 Juta Man-Hour Tanpa LTI

Pengolahan limbah plastik ini berkaitan dengan SDG 11 tentang kota dan permukiman berkelanjutan melalui penguatan pengelolaan lingkungan perkotaan. Di sisi lain, pemanfaatan kembali limbah juga sejalan dengan SDG 12 mengenai konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab.

Sementara pelibatan kelompok pemuda dan masyarakat dalam proses pengolahan

Berita Terkait:  Tahun Ini, Akan Banyak Tenant Nasional Baru di Citimall Gorontalo

hingga menghasilkan produk bernilai ekonomi turut mendukung SDG 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi.

Ke depan, Pertamina IT Makassar berencana terus mengembangkan pemanfaatan limbah non-B3

Berita Terkait:  Warga Pinogu: Sawaludin, Sosok Politisi Santun dan Merakyat

sekaligus memperluas kolaborasi dengan masyarakat dan pemangku kepentingan di sekitar wilayah operasional.

Upaya tersebut diharapkan tidak hanya mengurangi limbah yang berakhir sebagai buangan,

Berita Terkait:  Kembali Turun Bersih-bersih Lingkungan, Tanggidaa Group Banjir Pujian Warganet

tetapi juga melahirkan produk baru sekaligus membuka peluang pemberdayaan dan nilai ekonomi bagi masyarakat.(Rls)