Advertorial

Pertamina Patra Niaga Siapkan UMKM Gorontalo Lebih Mandiri dan Berdaya Saing

×

Pertamina Patra Niaga Siapkan UMKM Gorontalo Lebih Mandiri dan Berdaya Saing

Share this article
Pertamina Patra Niaga Siapkan UMKM Gorontalo Lebih Mandiri dan Berdaya Saing
Pelatihan UMKM Gorontalo yang dilaksanakan PT. Pertamina Patra Niaga.

Hargo.co.id, GORONTALO – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui peningkatan kapasitas para pelaku usaha.

Berita Terkait:  7 Mahasiswa STIKES Bakti Nusantara PKL di RSUD ZUS

Sebanyak 15 mitra binaan di Gorontalo mengikuti Pelatihan dan Sosialisasi Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK) yang berlangsung di Integrated Terminal Gorontalo, Selasa (30/6/2026).

Kegiatan yang digagas fungsi SMEPP PT Pertamina (Persero) bersama Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi tersebut

Berita Terkait:  Legalitas Rampung, Koperasi Plasma Kemitraan IGL dan BTL Siapkan Rencana Kegiatan Usaha

tidak hanya memberikan informasi mengenai akses pembiayaan, tetapi juga membekali peserta dengan kemampuan mengelola keuangan usaha, menjaga arus kas,

hingga menyusun strategi pengembangan bisnis yang berkelanjutan.

Berita Terkait:  Pertamina Patra Niaga Bawa Kopi Toraja Bidik Pasar Global Lewat TEI 2026

Dalam pelatihan itu, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai tata kelola usaha yang lebih efektif,

termasuk pentingnya penggunaan energi yang aman dan efisien untuk mendukung operasional usaha sehari-hari.

Berita Terkait:  PT. Gorontalo Minerals Salurkan 500 Paket MBG di 6 Sekolah Kabupaten Bonbol

Materi disampaikan oleh Officer I SMEPP PT Pertamina (Persero), Dian Kuswardani, bersama Fasilitator Rumah BUMN Pertamina Bone Bolango, Faisal Hidayat Ali.

Keduanya berbagi pengalaman sekaligus praktik terbaik agar UMKM mampu beradaptasi dengan perubahan pasar dan meningkatkan daya saing.

Berita Terkait:  Fox Hotel Kini Hadir di Gorontalo, Sajikan Konsep Penginapan Modern

Supervisor HSSE Integrated Terminal Gorontalo, Nico Ferizano, mengatakan

penguatan kapasitas pelaku UMKM menjadi salah satu langkah penting dalam menciptakan usaha yang mandiri dan kompetitif.

Berita Terkait:  Warga Nasrani di Kota Gorontalo Siap Menangkan Sawaludin

“Pertamina tidak hanya menghadirkan dukungan melalui akses pendanaan, tetapi juga membekali mitra binaan dengan pengetahuan dan keterampilan yang dapat diterapkan dalam menjalankan usahanya. Harapannya, para pelaku UMKM mampu mengembangkan bisnis secara berkelanjutan, meningkatkan daya saing, dan memberikan manfaat ekonomi bagi lingkungan sekitarnya,” ujar Nico.

Pelatihan berlangsung interaktif dengan menghadirkan sesi diskusi dan konsultasi.

Berita Terkait:  Pertamina Patra Niaga Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Kendari

Kesempatan tersebut dimanfaatkan peserta untuk menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi

dalam menjalankan maupun mengembangkan usahanya, sehingga dapat memperoleh solusi yang sesuai dengan kebutuhan.

Berita Terkait:  Kapolda Gorontalo Jamin Keamanan Kegiatan Proyek PGP

Sementara itu, Area Manager Communication, Relation, and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan

pemberdayaan UMKM merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menciptakan dampak sosial dan ekonomi yang berkelanjutan di wilayah operasional.

Berita Terkait:  Kades Trikora: Keberadaan Pelabuhan Lalape Sangat Membantu Warga

“Pertamina terus mendorong lahirnya UMKM yang tangguh melalui pendampingan, pelatihan, serta perluasan akses terhadap berbagai peluang pengembangan usaha. Kami berharap para mitra binaan dapat terus tumbuh, menciptakan lapangan kerja, dan menjadi penggerak ekonomi di daerah masing-masing,” kata Lilik.

Melalui program pemberdayaan yang dilakukan secara berkelanjutan, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi berharap

Berita Terkait:  Bright Gas Didorong Jadi Pilihan Energi Petani Gowa untuk Pompa Irigasi

semakin banyak UMKM di Gorontalo yang mampu meningkatkan kualitas usaha, memperluas pasar, serta membangun kemandirian ekonomi yang berdampak bagi masyarakat.(Rls)