Advertorial

Dirjen P2EHU Tekankan Roadmap dan Kolaborasi UMKM dalam Pengembangan Ekosistem Haji

×

Dirjen P2EHU Tekankan Roadmap dan Kolaborasi UMKM dalam Pengembangan Ekosistem Haji

Share this article
Dirjen P2EHU Tekankan Roadmap dan Kolaborasi UMKM dalam Pengembangan Ekosistem Haji
Foto bersama peserta Rakor dan FGD P2EHU yang diselenggarakan di Hotel Movenpick Surabaya, Jawa Timur, pada 6–8 Agustus 2026.

Hargo.co.id, JATIM – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Gorontalo, Mansur Basir, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) dan Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (P2EHU) yang diselenggarakan di Hotel Movenpick Surabaya, Jawa Timur, pada 6–8 Agustus 2026.

Berita Terkait:  Perda Perubahan Disetujui Dekot Gorontalo, Selangkah Lagi Bapenda jadi OPD Baru

Dalam kegiatan tersebut, Mansur Basir didampingi oleh Kepala Bidang Bina Layanan Haji dan Umrah Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Gorontalo, Syafwan Yusuf Ekie. Rakor dan FGD ini diikuti oleh para Kepala Kantor Wilayah, Kepala Bidang Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah, dan Kepala Bidang Bina layanan Haji dan Umrah Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Gorontalo.

Kabid Bina dan Layanan Haji, Syafwan Yusuf Ekie mengatakan,

Berita Terkait:  Prioritaskan 'Fairness', Progres Realisasi Tali Asih PGP Capai 73 Persen

kegiatan ini dibuka oleh Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah Prof. Dr. Jaenal Effendi. Syafwan meceritakan pesan-pesan dari Dirjen P2EHU yang harus menjadi perhatian.

“Perlu langkah-langkah dalam pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah antara lain, perlunya perencanaan dan roadmap,

Berita Terkait:  Meys Sebut Warga Mulai Diintimidasi: Jangan Takut, Lawan!

pemberdayaan rantai pasok, integrasi kampung haji, edukasi dan supervisi,

monitoring dan evaluasi dan digitalisasi dan tata Kelola,” ujarnya menyampaikan penuturan dari Dirjen P2EHU.

Berita Terkait:  Asbanda Gelar Undian Nasional Simpeda 2026 di Solo, Total Hadiah Rp3 Miliar

Tidak hanya soal perencanaan dan pemberdayaan rantai pasok tapi pemanfaatan UMKM serta kerja sama lintas sektor pun jadi perhatian.

“Perlu dilakukan kerjasama lintas sektor termasuk para pelaku UMKM dalam pengembangan Ekosistem ekonomi haji

Berita Terkait:  Bareng CV. Azalea Berkah Abadi, Yayasan Kumala Vaza Grup akan Salurkan CSR ke 20 Sekolah

oleh Kementerian Haji dan Umrah dari tingkat pusat sampai tingkat daerah Kab/Kota” jelasnya.(Rls)