Advertorial

Pertamina Patra Niaga Dorong Petani Sidrap Beralih ke Bright Gas untuk Pompa Irigasi

×

Pertamina Patra Niaga Dorong Petani Sidrap Beralih ke Bright Gas untuk Pompa Irigasi

Share this article
Pertamina Patra Niaga Dorong Petani Sidrap Beralih ke Bright Gas untuk Pompa Irigasi
Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif ketika foto bersama dengan jajaran petinggi Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi usai kegiatan peluncuran penggunaan Bright Gas 5,5 kilogram sebagai bahan bakar mesin pompa air irigasi guna membantu petani menghadapi musim kemarau.

Hargo.co.id, SULSELPT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bersama Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mulai mendorong penggunaan Bright Gas 5,5 kilogram sebagai bahan bakar mesin pompa air irigasi guna membantu petani menghadapi musim kemarau.

Berita Terkait:  Antisipasi Kebutuhan Nasabah Selama Ramadan dan Idulfitri, Bank Mandiri Siapkan Uang Tunai Sebesar Rp. 231 M

Program yang diluncurkan pada Selasa (4/8/2026) itu menjadi salah satu upaya menghadirkan alternatif energi bagi sektor pertanian sekaligus memastikan penggunaan LPG bersubsidi semakin tepat sasaran.

Peluncuran program dihadiri Bupati Sidenreng Rappang Syaharuddin Alrif, anggota DPRD, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), serta perwakilan kelompok tani.

Berita Terkait:  Pertamina Patra Niaga Pastikan Isu Larangan Pertalite untuk Kendaraan Tertentu Hoaks

Sebagai tahap awal, Pertamina bekerja sama dengan Agen NPSO PT Gasmita menyalurkan 25 tabung Bright Gas 5,5 kilogram

kepada 25 petani di Kelurahan Kanyuara, Kecamatan Wattang Sidenreng.

Berita Terkait:  Pertamina Patra Niaga Tebar Kepedulian di Poso, Santuni Anak Yatim dan Disabilitas Rp10 Juta

Tabung tersebut dipinjamkan melalui agen, disertai potongan harga sebesar Rp15 ribu per tabung untuk 100 tabung pertama.

Pemanfaatan Bright Gas diharapkan dapat memenuhi kebutuhan bahan bakar pompa irigasi, terutama saat debit air menurun akibat musim kemarau.

Berita Terkait:  Ridwan Arbie Ajak Warga Anggrek Menangkan ROMANTIS

Selain itu, penggunaan LPG nonsubsidi di sektor pertanian juga diharapkan dapat mengurangi pemanfaatan LPG 3 kilogram oleh pengguna yang tidak berhak.

Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menyampaikan apresiasi kepada Pertamina atas dukungan yang diberikan kepada petani.

Berita Terkait:  Pertamina Patra Niaga Perkuat Literasi Energi Lewat Sultra Enduro Rally 2026 di Baubau

Menurutnya, penyediaan alternatif energi menjadi langkah penting untuk menjaga produktivitas pertanian dan meminimalkan risiko gagal panen di tengah kondisi cuaca yang kering.

Program ini direncanakan akan diperluas ke kelompok tani lainnya di Kabupaten Sidenreng Rappang.
Berita Terkait:  Pertamina Patra Niaga Pastikan Pasokan BBM Enrekang Aman

Pertamina bersama pemerintah daerah juga terus melakukan koordinasi agar penggunaan Bright Gas

sebagai bahan bakar pompa irigasi dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Berita Terkait:  AFT Hasanuddin Raih Low Risk Audit IFQP 2026, Standar Internasional Diakui Auditor

Selain menyasar sektor pertanian, Pertamina akan menjalankan program trade in Bright Gas

bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang

Berita Terkait:  Bahas Kemajuan Gorontalo, Sandiaga Uno Undang Sawaludin

sebagai bagian dari kampanye penggunaan LPG sesuai segmentasi.

Area Manager Communication, Relation, and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan

Berita Terkait:  Banyak Manfaatnya, Warga Popayato Timur Dukung Upaya Pemerintah Datangkan Investor di Pohuwato

program tersebut merupakan inovasi layanan energi yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, pemanfaatan Bright Gas diharapkan mampu membantu operasional pompa air irigasi saat musim kemarau sekaligus mendorong penggunaan LPG sesuai peruntukannya.

Berita Terkait:  Ribuan Karyawan BJA Group Bersatu Lawan Hoax yang Diduga Disebarkan Sejumlah LSM

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan energi yang andal melalui berbagai program kolaboratif bersama pemerintah daerah.

Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat ketahanan sektor pertanian sekaligus menjaga keberlanjutan distribusi LPG di wilayah Sulawesi.(Rls) 

Berita Terkait:  Ribuan Karyawan BJA Group Bersatu Lawan Hoax yang Diduga Disebarkan Sejumlah LSM